Beritabanten.com – Seorang pria berinisial AT (29) dan wanita SGS diamankan polisi setelah terlibat dalam kasus aborsi dan pembuangan janin di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).
Polisi mengungkap bahwa AT membuang janin tersebut karena khawatir kekasihnya diketahui hamil.
Pasangan ini memutuskan untuk menggugurkan kandungan dan membuangnya di Jalan Emerald Boulevard, Bintaro, pada Rabu (9/4/2025).
Peristiwa ini menjadi viral setelah rekaman video kejadian diunggah oleh akun Instagram @tangsel.info.
Dalam video tersebut, terlihat AT sedang jongkok di pinggir jalan sambil membawa kantong kresek yang diduga berisi janin. Dia kemudian tertangkap oleh seorang petugas keamanan dan langsung diinterogasi.
“Ini orang buang bayi (janin), empat bulan, di Emerald Boulevard,” kata perekam video dalam unggahan tersebut.
Kapolsek Pondok Aren Kompol Muhibur mengonfirmasi bahwa pelaku terdiri dari dua orang, pria dan wanita. Keduanya kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Menurut keterangan kepolisian, kejadian ini bermula saat petugas keamanan Bintaro melakukan patroli rutin pada malam hari.
Pada pukul 21.25 WIB, mereka melihat seseorang yang tengah menggali tanah dengan tangan, dan orang tersebut melarikan diri ketika hendak didekati. Tak lama setelah itu, AT kembali ke lokasi dan langsung ditangkap oleh petugas.
AT kemudian ditemukan membawa janin yang terbungkus kain putih dan plastik hitam. Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi kejadian tersebut pada Jumat (11/4/2025).
Ternyata, SGS, ibu dari janin yang dibuang, juga terlibat dalam peristiwa ini. Kedua pelaku, yang tidak terikat pernikahan, merupakan pasangan kekasih sejak 2024, meskipun AT sudah beristri dan terpisah ranjang dengan istrinya.
AKP Junaedi, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, menyebutkan bahwa SGS panik setelah mengetahui dirinya hamil dan memutuskan untuk menggugurkan kandungannya karena takut keluarganya mengetahui hubungan gelapnya dengan AT.
“Motifnya karena takut ketahuan dan malu terhadap keluarganya,” kata Junaedi. (Azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan