Beritabanten.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan menyatakan dukungannya terhadap himbauan Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, agar pendistribusian daging kurban tidak lagi menggunakan kantong plastik.

Sebagai penggantinya, masyarakat dianjurkan memakai wadah yang lebih ramah lingkungan. Penggantian itu lebih banyak manfaatnya dibandingkan memakai kantor plastik yang selam ini dianggap praktis.

Sekretaris Umum MUI Tangsel, KH Abdul Rojak, menegaskan, himbauan Wali Kota Tangsel.ini sejalan dengan prinsip dasar syariat Islam yang menempatkan lingkungan sebagai bagian integral dari kehidupan.

“Menjaga alam adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab sosial umat.” katanya saat ditemui di Serpong, Kamis 21 Mei 2026

KH Abdul Rojak juga mengingatkan bahwa Al-Quran sejak lama menekankan pentingnya menjaga bumi, mengingat peran bumi menyediakan kebutuhan umat manusia dan jangan sampai rusak sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi.

“Kitab suci mengajarkan kita agar tidak merusak lingkungan. Oleh karena itu, setiap tindakan, termasuk dalam ibadah kurban, sebaiknya mempertimbangkan dampaknya terhadap alam,” ujarnya.

Penggunaan wadah ramah lingkungan, menurut MUI Tangsel, tidak akan mengurangi kualitas ibadah kurban, bahkan akan membantu ekosistem di lingkungan ketiika menjalani menguraian.

“Menggunakan kantong ramah lingkungan justru menambah nilai kebaikan, karena mengurangi sampah plastik yang sulit terurai di alam,” pintanya.

Selain itu, kantong plastik yang sulit terurai dapat mencemari tanah dan air. Dengan beralih ke wadah yang bisa didaur ulang atau biodegradable, masyarakat membantu mengurangi timbunan sampah sekaligus melindungi lingkungan hidup.

MUI Tangsel mendorong lembaga kurban dan masyarakat untuk aktif mencari alternatif pengemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti kantong kertas, tas kain, atau bahan organik lain.

“Inovasi sederhana ini selaras dengan ajaran Islam yang memadukan kepedulian sosial dan lingkungan,” kata KH Abdul Rojak.

Dengan dukungan penuh dari MUI Tangsel, diharapkan masyarakat Kota Tangerang Selatan dapat melaksanakan ibadah kurban secara lebih berkelanjutan.

Langkah kecil ini, jika diterapkan secara konsisten, diyakini akan membawa manfaat jangka panjang bagi umat dan lingkungan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com