Beritabanten.com – Air Kali Angke meluap dan membanjiri kawasan komplek Bumi Serpong Residence (BSR), Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Selasa pagi, 19 Mei 2026.
Seorang warga BSR bernama Emil mengatakan, air mulai masuk ke kawasan permukiman sekitar pukul 09.21 WIB secara bertahap hingga menyebabkan jembatan di area tersebut terendam.
Selain itu, air juga meluber ke jalan komplek dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Kondisi tersebut membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas agar tetap aman.
Menurut Emil, banjir turut membawa sampah seperti plastik, kayu, dan berbagai material lainnya sehingga kawasan terlihat kotor.
Hingga berita ini ditayangkan, belum terlihat adanya pihak berwenang dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang datang untuk memastikan penanganan banjir. Warga setempat hanya melakukan upaya antisipasi menggunakan peralatan seadanya.
“Biasanya kalau sudah banjir seperti ini, bangunan masjid juga bisa ikut terendam seperti tahun sebelumnya,” ujar Emil.
Ia menambahkan, wilayah Vila Pamulang berpotensi mengalami dampak yang lebih parah.
“Vila Pamulang bisa lebih parah dari banjir di sini. Dulu juga pernah jalanannya banjir hingga melumpuhkan kendaraan,” katanya.
Petugas keamanan dan sejumlah warga terlihat berjaga di titik-titik rawan genangan untuk membantu pengendara yang melintas. Beberapa warga juga mulai memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi debit air yang terus meningkat.
Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera turun tangan untuk melakukan penanganan cepat, termasuk pembersihan sampah di aliran Kali Angke yang diduga menjadi salah satu penyebab meluapnya air ke kawasan permukiman. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan