Beritabanten.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel kembali mengadakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah, di aula Gedung Kelembagaan Jalan Siliwangi, Pamulang Tangsel pada Sabtu 20 Juli 2024.

Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Tangsel yang diwakili Asda 1, Chaeruddin, dihadiri Ketua MUI Tangsel, KH. Muhammad Saidih, Sekum MUI Tangsel, H. Abdul Rojak, dan panitia.

Asda 1, Chaeruddin, memberi apresiasi diadakannya kegiatan tersebut. Menurutnya ini satu langkah baik untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.

“Ikuti kegiatan ini dengan serius, dan ilmunya harus ditularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Tangsel, KH. Saidih menjelaskan ilmu tentang pemulasaran jenazah sangat penting bagi kaum muslimin. Sebab ilmu ini dibutuhkan di tengah masyarakat.

“Pemulasaran jenazah harus sesuai syariat Islam, sebab Islam dalam memandang derajat manusia itu sangat tinggi, sehingga jenazah harus ditangani dengan baik,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Sekum MUI Tangsel, H. Abdul Rojak, selaku ketua panitia, bahwa mengurus jenazah itu ada ilmunya.

“Kita pernah mengalami pengalaman buruk saat Pandemi Covid-19 muncul. Betapa tidak, saat kasus kematian meningkat dibutuhkan orang-orang yang dapat menangani pemulasaran jenazah. Kita sempat kewalahan akibat dalam satu hari mencapai 40 jenazah. Maka diharapkan akan banyak masyarakat yang berminat ikut serta belajar bagaimana tata cara pemulasaran jenazah,” ungkapnya.

Pada pelatihan tersebut para peserta dijelaskan tentang tatacara memandikan sampai mengkafani baik mayit laki-laki dan wanita, tata cara shalat jenazah, hingga tatacara menguburkan mayit dan membacakan talqin.

Selain mendapatkan ilmu berupa teori, para peserta juga melakukan praktek langsung.

Tiga Narasumber mengisi pelatihan ini. Narasumber pertama Obarudin dari Dinas Pemakaman Tangsel, membawakan materi Kebijakan Pemkot Tangsel Tentang Pelayanan Pemakaman di Kota Tangsel.

Narasumber kedua KH Bahruddin, membawakan materi Fiqih Penanganan Jenazah. Narasumber ketiga KH Hasan Musthofi membawakan materi Praktikum Pemulasaraan Jenazah.

Pelatihan Pemulasaran Jenazah ini akan terus diadakan agar semakin banyak masyarakat yang benar-benar mengerti tatacara mengurus jenazah sesuai syariat. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com