Beritabanten.com – Kota Cilegon berusaha meningkatkan pelayanan kepada warga dengan memaksimalkan pembangunan sarana pemerintahan. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon menyegerakan pembangunan gedung pemerintahan pada tahun ini yang sempat tertunda.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna menyampaikan pada media bahwa gedung dinas sosial termasuk yang tahun ini akan dibangun. Dia beralasan untuk menunjang pelayanan secara maksimal untuk setiap pengaduan warga.
Dia jelaskan, gedung Dinsos sebenarnya menjadi target pembangunan sesuai anggaran tahun 2023, tapi mengalami gagal lelang yang ketika dilelalang kembali namun tidak mempunyai waktu cukup sehingga pembangunannya tertunda.
Terkait proses lelang tersebut, dia tambahkan, pada 2024 pihaknya juga melaksanakan pelelangan beberapa bulan lalu kemudian muncul dua calon pemenang, akan tetapi dua-duanya gagal.
“Nah info tersebut disampaikan bidang ULP (unit layanan pengadaan) ke kami bahwa pelelangan untuk dinas sosial itu gagal dan diserahkan kembali ke kita apakah mau dilelang ulang atau ditunda sama sekali,” katanya mengutip banpos, Kamis (27/6/2024)
“Dari rapat internal kami di PU akhirnya kami melaksanakan pelelangan ulang dengan rencana pelelangan ulang ini rencananya SPK (surat perintah kerja) itu terbit disekitar bulan Agustus jadi untuk konstruksinya sekitar 5 bulan lah,” dia tambahkan.
Dendi berharap untuk lelang kedua ini tidak gagal lelang sehingga ada pemenangnya.
“Pada prinsipnya kami ingin segera sukses pelelangan ini biar pembangunan untuk dinsos ini bisa terlaksana,” ujarnya.
Gedung Dinsos Kota Cilegon dibangun di sekitar Jalan Bonakarta diatas lahan sekitar 3 ribu meter persegi dan luas bangunan sekitar 1800 M persegi.
“Bangunannya dua lantai, anggaran kurang lebih Rp15 miliar,” tuturnya.
Dalam proses pembangunan itu juga, katany akan menyasar pada rehab gedung eks Kejari Cilegon yang akan dijadikan asesmen center.
Selai itu, akan melakukan pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di depan Kelurahan Masigit dan membangun Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon di belakang kantor Satpol PP.
“Gedung asesmen kurang lebih di bulan Juli keluar SPK-nya. Sekitar Rp4 miliar rehab bangunan interior di dalamnya sama landscape juga,” ujarnya.
Dendi menambahkan untuk gedung MUI dan Kesbangpol saat ini sedang proses review di ULP kemungkinan pekan depan sudah tayang proses lelangnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan