Beritabanten.com – Kerja sama strategis dijalin Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam program sedekah pendidikan. Pada tahap awal, MUI menyerahkan dana sebesar Rp600 juta kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad menyatakan, sinergi ini menjadi langkah konkret dalam membantu pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana.

“Dana Rp600 juta ini akan difokuskan untuk membantu biaya pendidikan korban serta perbaikan sekolah-sekolah terdampak di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” ujar Idy di Gedung MUI, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurut Idy, BAZNAS memiliki tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang telah bersertifikasi internasional dan berpengalaman dalam penanganan bencana. Kolaborasi dengan tim Muslim Disaster Rescue milik MUI diyakini akan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan.

“Kolaborasi BTB dan Muslim Disaster Rescue menjadi potensi besar dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama ini dalam memperluas jangkauan dakwah kemanusiaan sekaligus memperkuat legitimasi aksi sosial yang dilakukan kedua lembaga. Ke depan, sinergi BAZNAS dan MUI diharapkan tidak hanya terbatas pada program kebencanaan, tetapi juga merambah program sosial lainnya.

Sementara itu, Wakil Sekjen MUI Bidang Bencana, Mabroer, menjelaskan bahwa program ini dikemas dalam bentuk “Sedekah Pendidikan” yang menyasar anak-anak korban bencana serta lembaga pendidikan swasta.

“Sasaran program ini adalah madrasah dan pesantren swasta seperti MI, MTs, MA yang kerap mengalami kesulitan bangkit pascabencana karena minimnya dukungan,” ujar Mabroer.

Ia mengakui, bantuan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan, namun diharapkan mampu menjadi stimulus bagi masyarakat luas untuk ikut berkontribusi.

“Ini memang bukan solusi total, tetapi diharapkan menjadi pemantik perhatian publik terhadap kondisi sekolah-sekolah swasta di daerah bencana yang sangat membutuhkan dukungan,” jelasnya.

Mabroer menambahkan, pihaknya bersama BAZNAS akan terus mendorong penghimpunan donasi tambahan agar bantuan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh para pelajar di wilayah terdampak.

“Harapannya, bantuan ini bisa segera tersalurkan dan dirasakan oleh anak-anak kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” pungkasnya. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com