Beritabanten.com – Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (BEBRAK) memilih depan gedung DPR RI Jalan Gatot Soebroto DKI Jakarta untuk memperingati hari buruh internasional atau May Day.

Mereka memilihnya karena bertentangan tuntutan dengan acara peringatan Maya Day Fiesta di Monas yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurut GEBRAK,  kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto masih belum memperhatikan nasib buruh bahkan semakin menekan  hak-hak pekerja.

“Kami melakukan aksi yang berbeda karena kondisi buruh di Indonesia saat ini sangat buruk,” ucap perwakilan GEBRAK Sunarno.

Ketua KASBI tersebut menilai  maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak dan massal, rendahnya upah, serta pelanggaran hak terhadap pekerja dari berbagai sektor seperti kurir, driver online, pekerja rumah tangga, guru honorer, tenaga medis, hingga buruh migran.

“Mereka bekerja dalam situasi tekanan, upah minim, dan tidak sedikit yang tidak mendapat hak normatifnya,” katanya.

Sunarno menambahkan, aksi unjuk rasa tak hanya dilakukan di Jakarta. Gerakan serupa juga digelar di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jambi, Riau, Palembang, Lampung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga ke Kalimantan dan Sulawesi.

“Artinya bukan hanya kami yang merasakan kondisi ini. Gerakan ini meluas,” ujarnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com