Britabanten.com.- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak memberikan permainan edukatif balita.
Kepala Bidang DP2KBP3A Kabupaten Lebak Tuti Nurasiah mengatakan pemberian tersebut melalui kelompok Bina Keluarga Balita untuk melihat perkembangan kognitif dan motorik sesuai usia anak.
“Dengan bantuan ini kita ingin dan bisa mengetahui perkembangan anak sesuai usia, dan juga melalui alat edukasi ini orang tua dapat mengetahui kemampuan motorik anak,” ujarnya, mengutip RRI, Sabtu (24/8/2024).
DP2KBP3A sedianya menganggarkan untuk 30 bantuan permainan edukatif, namun baru 20 yang tersalurkan. Sementara untuk 10 unit lagi masih dalam tahap penganggaran.
“Jadi Sebenarnya alokasi bantuan alat permainan edukatif itu dialikasikan untuk 20 alat saja, dari pusat, tapi karena alatnya yang kali ini murah kita lakukan pengadaan untuk 30 alat, namun yang 10 unit lagi masih menunggu karena dalam prosesnya ternyata terkendala anggaran juga,” katanya
Kegiatan tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus dari Pemerintah Pusat yang pada tahun 2023 sudah melakukan pengadaan 60 unit alat serupa.
Penyerahan bantuan tahun ini kepada Posyandu sebagai yang bisa melakukan Pengentasan Stunting di Kabupaten Lebak.
“Jadi tidak semua posyandu mendapatkan bantuna permainan edukasi ini, hanya Posyandu yang masuk dalam Lokus pengentasan Stunting saja,” ucapnya.
“Tapi target kita kedepan semua Posyandu dapat, Cuma bertahap. Semoga tahun ini target 30 unit terealisasi untuk balita di Kabupaten Lebak,“ pungkas dia.. (Red).
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan