Beritabanten.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam disertasinya yang berjudul “Transformational Leadership and Human Resources Orchestration towards Indonesia Emas 2045”, mengangkat isu mengenai cita-cita besar bangsa Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas pada tahun 2045.
Dalam disertasinya, AHY memaparkan pentingnya peran kepemimpinan transformasional dan orkestrasi sumber daya manusia yang unggul untuk menghadapi tantangan masa depan bangsa.
Ia menekankan bahwa kualitas SDM dan kepemimpinan merupakan faktor utama yang menentukan maju atau mundurnya suatu lembaga maupun negara. “Pada akhirnya, Indonesia maju atau tidak itu tergantung kualitas manusianya. Seperti halnya negara-negara maju lainnya,” tegas AHY dalam paparannya, dikutip dari @agusyudhoyono, Selasa (10/10/2024)
AHY juga mengungkapkan bahwa keputusannya untuk meneliti topik ini dilatarbelakangi oleh pengamatannya selama berkarier sebagai tentara, politikus, dan kini pejabat pemerintahan.
“Saya tidak cukup puas hanya mengandalkan survei personal yang bisa jadi sangat subjektif,” jelasnya, menggarisbawahi pentingnya penelitian ilmiah dalam menentukan strategi pembangunan SDM.
Sidang doktoral AHY dipimpin oleh Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT, Ak, dan melibatkan para promotor serta penyanggah ternama, termasuk Prof. Badri Munir Sukoco, Prof. Fendy Suhariadi, dan Prof. Djoko Santoso, di antara para akademisi lainnya.
Keberhasilan AHY ini disaksikan langsung oleh ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mantan Presiden RI ke-6, serta keluarga terdekatnya seperti istri, Annisa Pohan, dan adiknya, Edhie Baskoro (Ibas).
Rektor Unair, Mohammad Nasih, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh AHY dapat memberikan manfaat besar bagi bangsa Indonesia dan juga dunia.
“Kami berharap ilmu yang diberikan, yang sudah dikuasai Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, akan menjadi ilmu yang bermanfaat, ilmu yang membawa kebaikan untuk Indonesia dan juga untuk dunia,” ujarnya. Penutupan sidang dilakukan dengan resmi oleh Rektor Unair, yang kemudian melanjutkan acara dengan penyerahan ijazah kepada AHY.
Momen ini menjadi pencapaian penting bagi AHY, yang tidak hanya dikenal sebagai seorang pemimpin muda di dunia politik dan pemerintahan, tetapi juga sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam bidang akademik.
Pencapaiannya ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang dalam meraih prestasi pendidikan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Diberitakan, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi menyandang gelar Doktor setelah lulus Sidang Ujian Terbuka di Universitas Airlangga (Unair).
Melalui akun media sosialnya @agusyudhoyono, AHY menyampaikan rasa syukur dan dedikasi pencapaiannya ini kepada almarhumah sang ibu, Ani Yudhoyono, yang ia sebut sebagai Memo tercinta.
“Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus Sidang Ujian Terbuka dan secara resmi memperoleh gelar Doktor ke-88 dari program studi pengembangan SDM, @Unair_Official. Saya dedikasikan ini semua bagi Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono, Memo tercinta,” tulis AHY, dikutip redaksi dari @agusyudhoyono, Selasa (10/10/2024). (azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan