Beritabanten.com – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kota Cilegon menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk pinjaman modal tanpa bunga pada tahun 2025.
Kepala Dinkop UKM Kota Cilegon, Didin S Maulana, mengungkapkan bahwa anggaran ini mengalami kenaikan sekitar Rp1 miliar dibandingkan dengan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp4 miliar.
“Iya bertambah sekitar Rp1 miliar, dari Rp4 miliar jadi Rp5 miliar,” kata Didin, Senin (27/1/2025).
Pinjaman tanpa bunga tersebut ditargetkan untuk membantu sebanyak 1.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cilegon. Didin memastikan bahwa dana tersebut sudah tersedia dan siap disalurkan.
“Targetnya seribu (1.000) orang dan uangnya sudah ada, sudah siap,” ujar Didin.
Selain itu, Didin juga menjelaskan bahwa tahun 2025 ini Dinkop UKM Kota Cilegon masih akan fokus pada penumbuhan wirausaha baru melalui inkubasi usaha, yang merupakan bagian dari program RPJMD 2021-2026.
“Tahun ini masih fokus UMKM yang sudah masuk RPJMD, seperti penumbuhan usaha melalui inkubasi salah satunya,” ucap Didin.
Di samping itu, pihak Dinkop UKM juga berencana untuk memperkuat sistem perizinan dan sertifikasi usaha, termasuk sertifikasi halal, POM, serta pengecekan masa simpan produk.
Menurut Didin, masalah yang dihadapi oleh UMKM di Kota Cilegon lebih banyak berkaitan dengan kualitas produk yang perlu ditingkatkan agar lebih laku di pasaran.
“Iya, karena kan persoalannya masih seputar produk. Agar laku di pasaran,” katanya.
Dengan anggaran pinjaman tanpa bunga yang lebih besar dan berbagai upaya pengembangan usaha tersebut, Dinkop UKM Kota Cilegon berharap dapat terus mendukung pertumbuhan UMKM di kota ini. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan