Beritabanten.com – Lembaga Survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Dalam hasil survei tersebut dipaparkan data perolehan persentase suara dari ketiga pasangan calon (paslon) Pilgub DKI 2024. Survei dilakukan pada 10-16 Oktober 2024.
Hasil survei Poltracking Indonesia berbeda dengan hasil dari LSI yang dilakukan pada 10-17 Oktober 2024, dimana hasil dari LSI paslon nomor urut tiga Pramono Anung-Ranokarno lah yang paling unggul perolehan suara 41.6%, disusul paslon nomor urut dua RK-Suswono dengan perolehan 37.4%, dan paslon nomor urut tiga Dharma Pongrekun- Kun Wardhana dengan perolehan 6.6% yang menempatkan mereka berada diposisi akhir.
Dalam hasil survei Poltracking Indonesia, paslon nomor urut satu, Ridwan Kamil-Suswono meraih persentase suara terbanyak dengan perolehan yakni 51.6%, paslon nomor urut dua, Dharma Pongrekun- Kun Wardhana 3.9%, dan Paslon nomor urut tiga Pramono Anung-Rano Karno 36.4% suara.
Survei ini juga menunjukkan masih ada 8.1% responden yang masih belum atau tidak memberikan jawaban.
Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yudha menjelaskan bahwa perubahan data berdasarkan dinamika politik masih bisa terjadi, namun bisa jadi satu putaran jika peraihan angka relatif pas di 51.6%
“Jadi selisihnya cukup lumayan tapi Pilkada masih ada satu bulan lebih kalau dari pengambilan data maka dinamika politik masih bisa terjadi,” kata Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yudha, dalam Konferensi Pers Virtual, Kamis (24/10/2024).
“Tapi dari sisi elektabilitas memang ada potensi Pilkada di Jakarta akan berlangsung dalam satu putaran, meskipun angkanya masih relatif pas di angka 51.6%,” tambah Hanta.
Selain itu, Hanya juga menjelaskan bahwa perolehan angka tersebut masih membuka kesempatan untuk terjadi Pilkada dalam dua putaran. Hal ini dikarenakan angka tersebut masih bersinggungan dengan margin of error.
“Karena sangat mepet dengan angka margin of error persyaratan beda dengan daerah lain, maka besar peluang untuk satu putaran, namun masih membuka kesempatan juga untuk dua putaran,”. kata Hanta.
Survei dari Poltracking juga menampilkan elektabilitas para calon dalam Pilgub DKI Jakarta, dimana dari data tersebut paslon nomor urut satu RK-Suswono dan paslon nomor urut tiga Pramono Anung-Ranokarno memiliki jumlah tren kenaikan yang sama.
Dalam keterangannya, survei yang dilakukan Poltracking Indonesia menggunakan metode multistage random sampling yang melibatkan 2.000 responden. Survei tersebut dilakukan pada 10-16 Oktober dengan margin of error sebesar 2,2% dan tingkat kepercayaan 95%. [MG-1]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan