Beritabanten.com – Kota Tangerang Selatan atau Tangsel menunaikan kewajiban dalam memperkuat karakter warga dengan bersumbur pada Al-Qur’an yang salah satunya menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat Kota Tangsel.

Hajatan yang melibatkan ratusan hamalatul Quran atau pengamal nilia Al-Quran tersebut akan menempati Kecamatan Setu pada 3 hingga 6 Agustus 2025.

Tema MTQ ke-16 Kota Tangsel sangat relevan dengan pondasi tata kelola pemerintahan yang bersumber pada gugusan nilai Cerdas, Modern dan Religius yang sering disingkat dari Cimor itu.

Itu diredaksikan dengan kalimat “Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup: Membentuk Masyarakat Tangerang Selatan yang Cerdas, Modern dan Religius.”

Hal itu mengemuka dalam pertemuan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama jajaran dengan Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran atau LPTQ KH Muhammad Sobron Zayyan bersama jajaran pengurus LPTQ Kota Tangsel.

Terpantau media, Benyamin Davnie menjalankan proses audiensi dengan KH Muhammad Sobron Zayyan penuh suasana kekeluargaan, bahkan pada momen tertentu mendiskusikan proyeksi kafilah Kota Tangsel di helatan selanjutnya yakni MTQ Provinsi, MTQ Nasional dan STQ Nasional.

Pada sesi penutupan juga, Benyamin diikuti oleh peserta audiensi melakukan prosesi doa secara khidmat untuk kelancaran dan kesuksesan tahapan MTQ ke-16 Kota Tangsel tersebut.

Semuanya larut dalam suasana keinginan kuat untuk membumikan nilia Al-Quran dalam tata kelola pembangunan karakter yang dilakukan oleh Pemerintah Kota atau Pemkot Tangsel di masa mendatang.

Benyamin Davnie ikuti proses doa bersama dalam rapat persiapan MTQ ke-16 Kota Tangsel di Puspemkot Tangsel pada Selasa 28 Juli 2025 – Foto Pemkot Tangsel.

Al-Quran Pedoman Hidup

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan bahwa tema ini menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an bukan hanya sebagai bacaan harian, melainkan pedoman komprehensif dalam menjalani kehidupan di era modern.

“MTQ bukan hanya ajang lomba membaca, tetapi juga momen untuk menginternalisasi nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat,” ujar Benyamin dalam keterangannya pada Selasa (29/07/2025).

Pelaksanaan MTQ XVI Kota Tangsel tahun ini akan berlangsung di 15 arena lomba, dengan satu arena utama berlokasi di halaman Kantor Kecamatan Setu, dan 14 arena lainnya tersebar di masjid serta sekolah di wilayah Setu.

Kode Cimor dengan jari yang dihadirkan oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Pengurus LPTQ Kota Tangsel – Foto Pemkto Tangsel.

Menariknya, pelaksanaan tahun ini juga akan menghadirkan defile (parade) kafilah dari tujuh kecamatan di Kota Tangsel, sebagai simbol semangat kebersamaan dan pengganti tradisi pawai taaruf. Parade tersebut akan digelar menjelang acara pembukaan MTQ.

MTQ tingkat kota ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di bidang seni baca dan pemahaman Al-Qur’an.

Ajang ini juga menjadi momentum strategis dalam menyiapkan wakil-wakil terbaik Kota Tangsel yang akan melaju ke MTQ tingkat provinsi hingga nasional.

“Melalui MTQ, kita terus meneguhkan identitas Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius. Semoga pelaksanaan tahun ini berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” demikian Benyamin menutup. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com