Beritabanten.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengakui kontribusi MUI Kota Tangerang Selatan dalam meyalani masyarakat dalam bidang keagamaan. Sebagai kota yang menekankan aspek religius, peran MUI menjadi sangat penting.
Demikian disampaikannya ketika memberikan sambutan dalam pelantikan Pengurus MUI Kota Tangerang Selatan Masa Khidmat 2024-2029 yang dilaksanakan pada hari ini Rabu (10/7/2024) di Balaikota Tangerang Selatan, Kecamtan Ciputau, Kota Tangsel.
“Saya dengan kepengerusan MUI Kota Tangsel ini akan lebih solid dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar membangun masyarakat yang religius, santun dan berdab,” tegasnya.
Dia mengucapkan selamat bertugas pada Ketua Umum KH Saidih bersama jajaran dalam menjalankan roda organisasi yang baru dengan berbagai trobosan program nyata di masyarakat Kota Tangerang Selatan.
“Saya berharap kepada kepengurusan yang baru ini mampu melanjutkan program kerja yang selama ini telah hadir di masyarakat,” tuturnya.
Bang Ben, biasa disapa, juga menekankan dalam tatanan masyarakat sekarang yang semakin komplek dengan trobosan program yang tetap sasaran. Program tersebut akan sangat bermanfaat dalam menata masyarakat yang majemuk.
“Serta mampu memberikan pencerahan dalam setiap perubahan yang terjadi dalam masyarakat,” pinta dia.
Oleh karena itu, dirinya berharap sinergi yang selama ini terbangun antara dirinya dan MUI Kota Tangerang Selatan bisa terus ditingkatkan dengan tetap melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kenapa ini penting, menurutnya sebagai antisipasi atas tantangan di masa mendatang.
Lebih lanjtu, peran MUI dikatakan tidak hanya meliputi aspek keagamaan semata tetapi mencakup juga aspek ekonomi, sosial dan budaya yang ada di masyarakat. Agar terlahir pembangunan yang terus responsif pada realitas masyarakat.
“Dalam konteks pembangunan daerah, MUI Kota Tangsel dituntu untuk berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya guna di tengah tantangan di masa mendatang,” pinta dia.
Terakhir dia berpesan agar MUI Kota Tangsel selalu menjaga ukhuwah islamiyah, menjadi perekat tatanan masyarakat dengan aktivitas keagamaan yang terus meningkat. Tercatat ada 700 masjid dan 1000 mushola di Kota Tangsel.
“Dengan memperkuat tali silaturahmi yang kondusif akan dapat lahir pengembangan dakwah yang rahmatan lilalamin. Ini cocok bagi tatanan masyarakat yang plural,” pungkasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan