Beritabanten.com – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat kehormatan dengan kehadiran  program Sekolah Rakyat yang  dibangun di Jalan Kencana, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel

Pada tahap awal realisasi, Sokolah Rakyat menyasar para peserta didik untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas atau SMA yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Banten.

Untuk tahap awal ini sekolah rakyat akan menyasar para peserta didik di tingkat menengah atas atau SMA. Penyelenggaranya merupakan Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Kenyataan menggembirakan bagi pendidikan di Banten tersebut membuat Pemerintah Kota atau Pemkot Tangsel tidak tinggal diam. Bantuan dan dukungan juga diberikan maksimal untuk menyukseskan pelayanan pendidikan yang berkualitas

Bagi Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie hal tersebut merupakan langkah baik yang dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni telah membangun gedung pelayanan pendidikan di wilayah Tangsel.

“Sekolah rakyat ini kan tingkat SMA yah, pak gubernur di Tangsel ini sudah menyiapkan di Balai Latihan Kerja (BLK),” kata Benyamin dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (28/07/2025).

Benyamin Davnie memberikan bingkisan pada sekolah didik di Tangsel – Pemkot Tangsell.

Dukungan Total  Pemkot Tangsel

Dukungan tersebut bukan tanpa alasan, karena bagi Benyamin masih banyak anak didik di Tangsel yang butuh sentuhan pendidikan.

Karena itu, kata dia, Pemkot Tangsel akan mendukung total dan juga mengikuti arahan gubernur. Namun dirinya berharap jika peserta didiknya nanti bisa dari wilayah Kota Tangsel.

“Ya tentu nanti dukungannya, saya tidak mau melangkahi kebijakan gubernur tentunya. Tapi diharapkan nanti pesertanya atau muridnya yang ada di Tangerang Selatan bisa mengakses layanan tingkat sma tersebut,” kata dia.

Benyamin menjamin usulan tersebut akan disambut hangat oleh pihak sekolah, karana untuk mensukseskan program tersebut pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah.

Benyamin mengaku banyak masukan dari pihak sekolah, yang satulnya dalah permintaan agar peserta Sekolah Rakyat bisa mengikutkan peserta yang berasal dari Tangsel.

“Kunjungan kepala sekolah kemarin minta dibantu mengenai pemeriksaan kesehatan bagi anak anak yang baru masuk misalnya,” ujarnya.

Benyamin juga akan membantu pihak sekolah untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk bidang keamanan.

“Kemudian juga kebersihan karena itu bangunan baru kita sudah siapkan di OSS terutama bagian umum kemudian juga untuk keamanan, saya minta beliau untuk bersurat ke Polsek nanti kita backup,” ujarnya.

Sekolah ini, kata Benyamin, memiliki visi pendidikan yang mulia. Menjamin hak pendidikan anak-anak yang kurang beruntung.

“Untuk bisa tetap mengenyam ilmu dan mendapatkan pendidikan yang layak. Seperti itu, dengan demikian saya mendukung penuh kegiatan sekolah rakyat ini,” kata Benyamin.

Benyamin berkomitmen, siap memfasilitasi seluruh kebutuhan untuk menunjang keberlangsungan sekolah ini di wilayahnya..

“Ya, jadi tadi saya kedatangan Kepala Sekolah Rakyatnya, beliau meminta bantuan dari kita mengenai banyak hal ya, mengenai fasilitasi pelayanan kesehatan untuk anak-anak sekolahnya kalau nanti mereka sakit, karena mereka berasal dari beberapa daerah tentu akan kita fasilitasi itu. Kemudian juga sebelum launching nanti, beliau minta diperiksa untuk kelaikan fungsi dari bangunan-bangunannya nanti akan kita fasilitasi itu. Demikian juga untuk pengadaan sarapan dan makan malamnya ya,” paparnya.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie – Istimewa.

Meningkatkan IPM Tangsel

Dengan tujuan yang mulia ini, Benyamin meyakini bahwa kehadiran sekolah rakyat ini dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Dan sekolah rakyat ini memberikan kesempatan yang banyak, yang luas bagi masyarakat yang tidak mampu untuk mengenyam pendidikan sampai tingkat SMA. Sehingga harapan saya ini bisa meningkatkan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah masyarakat Tangerang Selatan,” harapnya.

Selanjutnya ke depan, Benyamin berharap agar program ini dapat diperluas. Misalnya dengan menghadirkan sekolah rakyat bagi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Itu akan kita fasilitasi, saya punya harapan seperti itu. Tapi saat ini sekolah rakyat ini terbatas khususnya di Tangsel, ini hanya untuk tingkat SMA dulu. Yang menjadi kendala terbesar adalah penyediaan lahan yang cukup besar yang dibutuhkan oleh hadirnya sekolah rakyat ini. Paling tidak ada informasinya 5 hektare. Tentu sangat sulit di Tangerang Selatan mencari satu hamparan dengan luas seperti demikian,” tandasnya. (Adv)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com