Beritabanten.com – Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) genjarkan perapihan kabel fiber optik di kota tanah air dengan pemindahan ke dalam tanah mulai tahun 2025. Ini untuk mengatasi masalah kabel semrawut yang mengurangi keindahan, risiko kecelakaan sekaligus kerusakan jaringan telekomunikasi.
Ketua Umum Apjatel, Jerry Mangasas Siregar, menyampaikan program strategis ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia.
“Salah satu program strategis Apjatel tahun depan adalah penataan jaringan utilitas fiber optik secara nasional. Saat ini, kami masih berproses bersama konsultan dan tim internal Apjatel, termasuk untuk relokasi kabel di wilayah Jabodetabek,” ujarnya, Jumat (15/11/2024).
Program ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan kabel yang semrawut di berbagai kota besar, yang selama ini mengganggu pemandangan kota dan sering menjadi sumber masalah, seperti terputusnya kabel akibat bencana atau perbaikan jalan.
Dengan penataan kabel di bawah tanah, tidak hanya mengatasi masalah visual, tetapi juga meningkatkan keandalan jaringan telekomunikasi.
Penataan jaringan fiber optik ini juga dipandang sebagai langkah penting untuk mendukung perkembangan infrastruktur digital di Indonesia, yang semakin vital bagi berbagai sektor, termasuk ekonomi digital, pendidikan, dan pemerintahan. (Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan