Beritabanten.com – Nama Dr. Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si. menjadi salah satu figur perempuan Partai Golkar yang menempuh perjalanan politik melalui proses panjang dari tingkat daerah hingga nasional. Berawal dari legislatif Kota Serang, ia kemudian berkembang menjadi anggota DPRD Provinsi Banten dan kini dipercaya kembali menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten I yang meliputi Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Di tengah masih terbatasnya jumlah perempuan yang menduduki posisi strategis politik nasional, Adde Rosi menjadi salah satu contoh kader perempuan yang membangun karier melalui pengalaman organisasi, pendidikan, serta konsistensi dalam memperjuangkan isu publik.

Meniti Politik dari Tingkat Daerah

Perjalanan politik Adde Rosi dimulai pada Pemilu 2009 ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Serang. Tidak lama kemudian, ia dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Kota Serang.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami dinamika pemerintahan daerah, proses penyusunan kebijakan, serta persoalan masyarakat di tingkat akar rumput. Sebagai legislator daerah, ia terlibat dalam berbagai fungsi utama parlemen, mulai dari penganggaran, pembentukan regulasi, hingga pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Karier politiknya terus berkembang ketika ia berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Banten. Pada periode 2016–2019, Adde Rosi dipercaya menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, sebuah posisi yang memperkuat pengalamannya dalam mengawal kebijakan daerah di tingkat provinsi.

Setelah melalui pengalaman panjang di legislatif daerah, Partai Golkar kemudian memberikan kepercayaan kepadanya untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Banten I pada Pemilu 2019. Kepercayaan masyarakat membawanya ke Senayan, dan pada Pemilu 2024 ia kembali terpilih untuk periode kedua.

Pendidikan sebagai Fondasi Kepemimpinan

Di tengah aktivitas politiknya, Adde Rosi tetap memberikan perhatian besar terhadap pengembangan kapasitas akademik. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Bandung, kemudian melanjutkan studi Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Pelita Harapan (UPH).

Tidak berhenti di jenjang magister, ia melanjutkan pendidikan doktoral di bidang Ilmu Sosial dengan konsentrasi Administrasi Publik di Universitas Pasundan (Unpas) Bandung.

Pada 11 Mei 2023, Adde Rosi berhasil meraih gelar doktor dengan predikat cum laude setelah mempertahankan disertasi berjudul “Model Pengawasan DPRD dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (PKS) di Provinsi Banten.”

Penelitian tersebut memperlihatkan perhatiannya terhadap bagaimana lembaga legislatif dapat menjalankan fungsi pengawasan secara efektif untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Adde Rosi, seorang politisi tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman politik, tetapi juga harus memiliki kemampuan akademik agar mampu memahami persoalan publik secara lebih mendalam.

Membangun Peran Perempuan di Politik

Selain menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI, Adde Rosi juga aktif dalam organisasi Partai Golkar. Ia pernah dipercaya menjadi Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Serang serta aktif dalam Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Melalui organisasi tersebut, ia mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam politik. Menurutnya, perempuan tidak hanya harus hadir sebagai pelengkap dalam struktur politik, tetapi juga harus memiliki kapasitas untuk ikut menentukan arah kebijakan.

Ia berpandangan bahwa keterlibatan perempuan dalam politik penting karena banyak persoalan masyarakat, terutama terkait keluarga, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan kelompok rentan, membutuhkan perspektif yang lebih luas dalam proses pengambilan keputusan.

Fokus pada Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial

Selama berada di DPR RI, Adde Rosi banyak menyoroti isu pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, pembangunan keluarga, serta kesejahteraan sosial.

Ia menilai pembangunan bangsa tidak dapat hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan negara meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam bidang pendidikan, ia mendorong agar sistem pendidikan mampu menghasilkan generasi yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan zaman dan mampu menjadi jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.

Sementara dalam isu perempuan dan anak, ia menekankan pentingnya perlindungan negara terhadap kelompok rentan, termasuk melalui penguatan regulasi, pencegahan kekerasan, dan peningkatan akses terhadap layanan sosial.

Pemikiran tentang Pengawasan Pemerintahan

Latar belakang akademiknya di bidang Administrasi Publik turut memengaruhi pandangannya dalam menjalankan fungsi legislasi.

Adde Rosi melihat pengawasan parlemen sebagai salah satu instrumen penting dalam memastikan kebijakan pemerintah berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, fungsi DPR tidak hanya berkaitan dengan membuat undang-undang dan membahas anggaran, tetapi juga memastikan setiap program pemerintah memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemikiran tersebut sejalan dengan kajian akademiknya mengenai model pengawasan lembaga legislatif dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Gaya Politik yang Mengedepankan Konsistensi

Di lingkungan Partai Golkar, Adde Rosi dikenal sebagai kader yang mengedepankan kerja politik berbasis organisasi dan pelayanan masyarakat. Gaya komunikasinya cenderung moderat serta mengutamakan pendekatan dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Meski berasal dari lingkungan politik Banten melalui keluarganya, Adde Rosi membangun perjalanan politiknya melalui pengalaman legislatif, pendidikan, dan aktivitas organisasi.

Rekam jejaknya menunjukkan bahwa karier politik tidak hanya ditentukan oleh popularitas, tetapi juga oleh kemampuan membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja yang konsisten.

Srikandi Golkar dari Banten

Perjalanan Adde Rosi Khoerunnisa menggambarkan proses kaderisasi politik perempuan yang berlangsung secara bertahap. Dari DPRD Kota Serang, DPRD Provinsi Banten, hingga menjadi anggota DPR RI, setiap tahapan dilalui melalui pengalaman dan pembelajaran politik.

Dengan bekal pengalaman legislatif, pendidikan doktoral, serta perhatian terhadap isu pendidikan, perempuan, dan kesejahteraan sosial, Adde Rosi menjadi salah satu figur perempuan Partai Golkar di Senayan yang terus memainkan peran dalam proses pembangunan kebijakan nasional.

Kiprahnya menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan dalam politik dapat tumbuh melalui kombinasi antara kapasitas, organisasi, pengalaman, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com