Beritabanten.com.– Prestasi Kabupaten Lebak pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 Tingkat Provinsi Banten tahun 2026 menjadi sorotan. Meski dikenal sebagai salah satu daerah dengan tradisi keagamaan yang kuat, kontingen Lebak belum berhasil masuk lima besar dalam perhelatan MTQ tingkat provinsi tersebut.
Pada MTQ ke-23 Provinsi Banten 2026, Kabupaten Lebak harus puas berada di posisi keenam dengan raihan 133 poin. Perolehan tersebut berasal dari dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu yang berhasil dipersembahkan para kafilah Lebak.
Capaian tersebut dinilai belum sepenuhnya menggambarkan potensi besar Kabupaten Lebak di bidang pengembangan Al-Qur’an. Sebagai daerah yang memiliki banyak pondok pesantren, ulama, kiai, ustaz, serta para penghafal Al-Qur’an, Lebak memiliki modal besar untuk bersaing di tingkat Provinsi Banten.
Masyarakat berharap potensi tersebut dapat terus dikembangkan melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga prestasi Kabupaten Lebak pada ajang MTQ mendatang mampu meningkat dan bersaing di jajaran teratas.
Meski belum mencapai target lima besar, perjuangan para kafilah Kabupaten Lebak tetap mendapat apresiasi. Para peserta telah berusaha maksimal membawa nama baik daerah di tengah persaingan MTQ Provinsi Banten yang semakin kompetitif.
Ke depan, hasil MTQ ke-23 ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lebak untuk memperkuat sistem pembinaan mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Dengan dukungan pondok pesantren, para ulama, pembina Al-Qur’an, dan masyarakat, Kabupaten Lebak diyakini memiliki peluang besar untuk melahirkan lebih banyak qari, hafiz, dan generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ berikutnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan