Beritabanten.com -Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa posisi Indonesia saat ini dinilai berada dalam situasi yang tidak sepenuhnya bebas dalam menentukan sikap politik luar negeri, khususnya terkait konflik geopolitik global. Menurutnya, Indonesia terikat oleh sejumlah kerja sama dan kesepakatan strategis dengan Amerika Serikat serta keterlibatan dalam skema kerja sama keamanan yang sering disebut sebagai BOP.
Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Kalla ketika menanggapi situasi geopolitik yang semakin memanas di Timur Tengah dan dampaknya terhadap kepentingan nasional Indonesia, termasuk persoalan kapal tanker Pertamina yang sempat tertahan di kawasan Selat Hormuz.
Menurut JK, dalam praktiknya politik luar negeri Indonesia tidak selalu bisa sepenuhnya menjalankan prinsip bebas aktif karena adanya berbagai komitmen kerja sama internasional yang telah disepakati sebelumnya. Komitmen tersebut membuat ruang gerak diplomasi Indonesia terkadang menjadi lebih terbatas ketika harus berhadapan dengan konflik yang melibatkan negara-negara besar.
Ia menilai bahwa kondisi ini bisa mempersulit Indonesia untuk memainkan peran sebagai mediator atau penengah yang benar-benar netral dalam konflik internasional. Padahal secara historis Indonesia dikenal memiliki posisi diplomatik yang kuat sebagai negara yang tidak memihak blok kekuatan tertentu.
Jusuf Kalla juga mengingatkan bahwa dalam situasi geopolitik yang semakin terpolarisasi, Indonesia perlu berhati-hati dalam menjaga keseimbangan hubungan dengan berbagai kekuatan global agar tetap memiliki ruang diplomasi yang luas.
Pernyataan tersebut kembali memunculkan diskusi publik mengenai sejauh mana Indonesia masih mampu menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika kerja sama keamanan dan ekonomi global yang semakin kompleks.
Di tengah meningkatnya ketegangan internasional, sejumlah pengamat menilai bahwa menjaga kemandirian diplomasi menjadi penting agar Indonesia tetap dapat melindungi kepentingan nasionalnya sekaligus berperan dalam menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia.(Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan