Beritabanten.com – Nasib sial menimpa dua angkutan kota atau angkot dengan nomor polisi A 1992 KX dan A 1946 KZ yang sedang ngetem di Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.
Keduanya menjadi korban kelalian supir truk bernam Hendra yang menabraknya sehingga menimbulkan kerusakan yang parah kemarin siang.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun mobil angkot bernomor Polisi A 1992 KX mengalami rusak berat dengan kondisi bodi belakang penyok dan depan menabrak tiang.
Sedangkan mobil angkot bernomor polisi A 1946 KZ mengalami rusak ringan pada bagian belakang mengalami penyok ringan.
Adapun peristiwa kecelakaan beruntun itu menyebabkan dua orang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk penyebab diduga terjadi karena sopir truk mengantuk setelah pulang perjalanan dari Lampung menuju Labuan.
Salah satu sopir angkot Menes, Dani mengaku, sedang ngetem. “Lagi mainin handphone, kaget tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara keras gebrak. Pas lihat nggak taunya mobil truk nabrak dari arah belakang,” ungkap Dani.
Dani mengaku, tidak mengalami luka namun bagian belakang mobilnya mengalami penyok sedikit. “Kalau angkot milik teman rusak berat, soalnya dari belakang diseruduk bemper truk dan depan nabrak tiang,” jelasnya, dikutip redaksi dari tangselpos, Kamis 3 Juli 2025.
Bersyukur temannya juga tidak apa-apa, hanya terlihat syok dan mengalami luka ringan. “Tadi langsung dibawa ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan,” tandasnya.
Sementara, pengemudi truk, Hendra mengaku, semalaman belum tidur setelah perjalanan pulang dari Lampung. “Iya, semalaman belum tidur, baru pulang dari Lampung. Pas tadi ngantuk tahu-tahu sudah nabrak angkot,” kata warga Garut ini. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan