Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengajak warga untuk memeriahkan peringatan Hari Transportasi Nasional 24 April 2025 dengan menggunakan dua moda unggulan kota: Bus Tayo dan Si Benteng.

Mengusung tema Transportasi untuk Semua, Pemkot Tangerang berkomitmen mewujudkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan efisien guna mendukung terwujudnya kota yang nyaman dan berkelanjutan.

Bus Tayo yang dikenal ramah anak dan nyaman, serta Si Benteng yang menjadi solusi mobilitas harian warga.

Kedua bus itu dirancang dirancang untuk memudahkan akses transportasi, meningkatkan kenyamanan, dan mengurangi emisi karbon sekaligus membentuk wajah baru transportasi publik tak hanya di Kota Tangerang, tetapi juga di Provinsi Banten.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menyatakan bahwa peringatan ini merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transportasi umum sebagai tulang punggung mobilitas kota.

“Dengan memilih naik Bus Tayo dan Si Benteng, kita tak hanya membantu mengurangi kemacetan dan polusi, tapi juga berperan dalam membentuk masa depan Kota Tangerang yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Bus Tayo dan Si Benteng merupakan layanan transportasi yang sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Kota Tangerang. Ini menjadikannya satu-satunya layanan transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah di Provinsi Banten.

Bus Tayo saat ini memiliki empat rute utama: Poris Plawad–GOR Jatiuwung–Jatake, Poris Plawad–Cibodas, Ciledug–Tangcity, dan Cadas–Pintu Masuk M1 Bandara Soetta. Bus ini berkapasitas 25–30 penumpang dan mengenakan tarif terjangkau Rp2.000, dengan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS atau kartu elektronik.

Sementara itu, Si Benteng berperan sebagai angkutan pengumpan (feeder) menuju rute-rute Bus Tayo. Melayani sembilan rute yang menjangkau kawasan permukiman, Si Benteng dilengkapi fasilitas modern seperti AC, musik, CCTV, dan pintu otomatis. Kapasitasnya mencapai 12 penumpang dengan sistem pembayaran serupa.

“Tarif keduanya tetap Rp2.000 untuk semua jarak, dengan jam operasional mulai pukul 05.00 WIB hingga 18.30 WIB. Seluruh armada dilengkapi GPS Tracker untuk pemantauan real time,” jelas Suhaely.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Trans Tangerang Ayo, yang menyediakan informasi lengkap mulai dari rute, lokasi bus terdekat, halte, hingga panduan perjalanan. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com