Beritabanten.com – Sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan keselamatan di perairan, TNI AL melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten, bersama Tim SAR gabungan, berhasil mengevakuasi jenazah tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan PLTU Suralaya, Merak, Kota Cilegon, Banten pada Sabtu (01/02).

Kejadian ini bermula dari laporan masyarakat yang melaporkan penemuan mayat yang mengapung di sekitar perairan Suralaya.

Menanggapi laporan tersebut, Komandan Lanal Banten, Kolonel Laut (P) Arif Rahman, segera memerintahkan anggotanya untuk berkoordinasi dengan Basarnas Banten dan mengerahkan tim SAR gabungan, yang melibatkan prajurit Lanal Banten, Basarnas Banten, Bakamla, serta Polairud Polda Banten untuk melakukan evakuasi.

Usai proses evakuasi, jenazah yang ditemukan dibawa ke RSUD Cilegon untuk proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut.

Kolonel Laut (P) Arif Rahman menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari upaya TNI AL dalam menjaga keamanan serta memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya di wilayah perairan Indonesia.

“Ini adalah bentuk nyata peran TNI AL dalam menjaga keamanan dan memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya di perairan Indonesia,” kata Kolonel Arif Rahman.

Pernyataan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menegaskan bahwa TNI AL akan terus berkomitmen dalam berkontribusi pada setiap misi kemanusiaan serta operasi SAR sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com