Beritabanten.com – Ramai di media sosial yang menyebutkan sosok pengganti Gus Miftah untuk membantu Presiden Prabowo Subianto di Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan yakni Ustadz Adi Hidayat alias UAH.
Beredar informasi yang diunggah salah satu akun Facebook, pada 8 Desember 2024. Dalam foto tersebut Ustaz Adi Hidayat resmi menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden yang menampilkan Ustadz Adi Hidayat sedang bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam foto itu juga tertulis “RESMI Ustadz Adi Hidayat Menggantikan Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden, Setelah Gus Miftah Mengundurkan Diri Dari Jabatan Tersebut.”
UAH Bantah Gantikan Gus Miftah
UAH menjelaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia menegaskan dirinya tidak menggantikan jabatan Gus Miftah dan kabar pengangkatan UAH sebagai Utusan Khusus Presiden atau Staf Khusus Presiden adalah hoaks.
“Teman-teman, seperti diketahui dan juga telah viral bahwa beberapa hari ini muncul narasi di media sosial juga di grup-grup WhatsApp, dan bahkan saya sendiri dapati beberapa pertanyaan, dan yang luar biasanya juga beberapa mengucapkan ucapan selamat dan doa terkait dengan isu ditetapkannya diresmikannya diangkatnya sebagai Staf Khusus Presiden,” ucapnya dalam video klarifikasi yang dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Selasa (10/12/2024).
“Nah melalui video ini saya ingin menyampaikan bahwa isu dimaksud tidak benar adanya. Sekali lagi kami ingin sampaikan bahwa isu dimaksud penetapan, pengangkatan, pelantikan, apapun diksinya terkait Staf Khusus Presiden itu tidaklah benar adanya,” tegas UAH.
UAH meyakini bahwa masih banyak orang yang lebih pantas untuk mengisi posisi tersebut. Meskipun tidak menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih, UAH akan tetap istiqomah mendoakan negeri ini dan melakukan kebaikan-kebaikan yang bisa dikerjakan secara kolektif. UAH juga akan meneruskan perjuangannya dalam mendampingi masyarakat dan umat.
“Tentu posisi kami saat ini yang mendampingi masyarakat, mendampingi umat, berusaha menjadi paku untuk negara ini siapapun yang memerintah akan terasa lebih nyaman, lebih baik untuk mendukung setiap program-program positif yang menyejahterakan, berkeadilan sosial, dan bermanfaat untuk kita semua,” tutupnya. [Mg-2]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan