Beritabanten.com – Kawasan Pasar Ciputat yang berdiri pada tahun 1930 bermula dari kawasan kecil tempat warga Ciputat melakukan aktivitas jual beli kebutuhan sehari-hari, terus menjelma menjadi pusat perekonomian yang tidak pernah sepi. 

Fungsi penting tersebut menjadikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan harus mengambil langkah produktif, berupa pembangunan infrastruktur untuk mempermudah akses sekaligus mempercantik kawasan Pasar Ciputat. 

Hal tersebut terlihat dalam penataan di Jalan Haji Usman oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan yang kini tengah melakukan pelebaran jalan, pembangunan trotoar dan perbaikan drainase. 

Kepala Bidang Bina Marga pada DSDABMBK Kota Tangsel, Ahmad Fatullah, mengatakan, langkah mempercantik kawasan Pasar Ciputat ini diharapkan tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga untuk memperindah salah satu area kegiatan ekonomi di Tangsel. 

“Proyek ini mencakup pelebaran jalan sepanjang 430 meter dengan lebar 7-8 meter,” jelas dia, Kamis (29/8/2024). 

Dia mengidamkan kawasan tersebut lebih tertata, indah dan nyaman untuk semua pengguna jalan sekaligus untuk merelokasi pedagang yang selama ini berjualan di bahu jalan. 

“Kawasan ini nanti bisa steril dan rapih,” tegas dia. 

Penataan itu juga dengan melakukan pelebaran dan menata pedagang kaki lima di sekitar lokasi. Bahkan akan ada penambahan alat penerangan untuk menambah kesan istimewa sebuah pusat perekonomian. 

“Kami juga akan membangun trotoar yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti lampu taman, kursi dan planter box,” ucapnya. 

Nantinya, kawasan tersebut mempunyai fungsi estetika bagi siapa saja yang melakukan aktifitas ekonomi dengan infrastruktur yang lengkap, nyaman, aman dan menyehatkan dengan luasan lebar trotoar yang terang benderang ketika malam tiba.  

“Jalanan di kawasan ini, juga trotoar yang dilengkapi kursi, lampu, dan planter box ini tidak hanya akan berfungsi sebagai area pejalan kaki, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman untuk bersantai, sehingga menambah daya tarik visual di kawasan ini,” jelasnya. 

Luasan penerbitan kawasan tersebut, dikatakan mulai dari Koramil hingga ke kolong gedung pasar baru, sehingga bisa menciptakan lalu lintas yang lebih lancar dan nyaman. 

Proses penataan kawasan tersebut tentu membutuhkan kolaborasi dari semua pihak terutama warga terdekat.  

Oleh karena itu, Ahmad memohon pada masyarakat untuk bersabar dan mencari rute alternatif selama proyek berlangsung, mengingat akses Jalan Haji Usman akan ditutup sementara. 

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, namun ini demi kebaikan bersama. Setelah proyek selesai, kami yakin masyarakat akan merasakan manfaatnya,” tambahnya. 

Harapannya, kawasan Pasar Ciputat akan menjadi role model bagi kawasan yang tertata baik dan indah di kota penyangga DKI Jakarta tersebut. 

Pedagang di bahu jalan yang selama ini menjadi kendala dalam menjadikan kawasan Pasar Ciputat lebih tertib dan indah harus mengalami relokasi agar ada keindahan dan kenyamanan di sana. 

“Ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan kehidupan masyarakat,” imbuhnya.  

Ahmad menyatakan, penataan Jalan Haji Usman ini merupakan langkah konkrit Pemkot Tangsel dalam mewujudkan lingkungan yang lebih teratur dan estetis, serta memperkuat fungsi jalan sebagai sarana mobilitas utama di kota 

“Ke depan, pemerintah kota berkomitmen untuk terus melakukan penataan dan peningkatan infrastruktur di berbagai wilayah Tangsel, guna menciptakan kota yang lebih indah dan nyaman bagi seluruh warganya, ” pungkas dia. [Adv]

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com