Beritabanten.com – Harga beras di pasar rakyat maupun gerai swalayan di Kota Cilegon dilaporkan masih stabil, sementara sejumlah komoditas cabai mengalami kenaikan di beberapa pasar tradisional.
Data pemantauan kebutuhan pangan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon pada Senin (24/11/2025) menunjukkan bahwa harga beras premium di Pasar Baru Cilegon, Pasar Baru Merak, dan Pasar Blok F berada di kisaran Rp14.967 per kilogram, tidak berubah dari posisi harga sehari sebelumnya.
Untuk beras medium, harga rata-rata yang sebelumnya Rp13.667 per kilogram mengalami penurunan tipis menjadi Rp13.500 per kilogram.
Di sisi lain, sejumlah cabai mengalami penyesuaian harga. Cabai rawit merah naik dari Rp49.000 menjadi Rp51.000 per kilogram.
Cabai hijau besar turut meningkat dari Rp27.000 menjadi Rp27.600 per kilogram, sementara cabai rawit hijau bergerak dari Rp40.000 menjadi Rp41.000 per kilogram.
Windi, salah satu pedagang nasi warteg di Cilegon, mengatakan bahwa beras dan cabai merupakan bahan pokok yang selalu dibutuhkan, baik oleh rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner.
“Beras dan cabai hampir setiap hari dipakai. Harapannya, harga kebutuhan pokok bisa tetap stabil,” tuturnya.
Menanggapi dinamika harga tersebut, Analis Perdagangan Disperindag Kota Cilegon, Dedi Jauhari, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan di pasar.
“Untuk beras, kami rutin memonitor perkembangan harga dan pasokan di pasar rakyat serta swalayan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kenaikan harga cabai dipengaruhi keterlambatan pasokan yang terjadi akibat faktor cuaca.
“Pemantauan akan terus kami lakukan agar harga tetap terkendali. Kami juga mengintensifkan kegiatan pasar murah di berbagai kelurahan,” katanya. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan