Beritabanten.comResti Indah, mahasiswa baru Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya 2024, viral di media sosial.

Resti, yang berasal dari Jombang, dikabarkan keluar dari kampus karena merasa tidak nyaman setelah didekati kakak tingkat yang mengajaknya ke tempat dugem.

Redaksi memantaunya pada Senin 14 Oktober 2024 dari unggahan akun X maness UB yang menjadi perhatian serius para netizen.

“Braw! Gaiss pliss dibaca! Kalian tau maba 24 viral dari FIA UB, kan? Karena kecantikannya, dia sering didekati kating, bahkan sampai diajak ke loteng dll. Padahal, dia berjilbab dan bukan tipe yang suka begituan. Akhirnya dia keluar dari UB karena gak nyaman,” katanya.

Resti segera mengklarifikasi melalui Instagram @_restiindah. Dia menjelaskan bahwa alasan sebenarnya keluar dari kampus bukan karena rumor tersebut, melainkan karena teror yang sangat mengganggu.

“Sebenarnya aku nggak mau ceritain kenapa aku keluar dari kampus itu… tapi tiba-tiba di X dan TikTok pada rame, akhirnya muncul beberapa fitnah,” dikutip redaksi dari IG @_restiindah, Senin.

Dia meluruskan tuduhan-tuduhan lain, termasuk bahwa dia keluar karena tidak kuat mengikuti ospek atau pelanggaran akademis.

“Jadi, aku tegasin sekali lagi, aku keluar dari univ tersebut pure karena aku dapet teror yang berkelanjutan, bukan karena hal lain,” tegasnya.

Resti menjelaskan bahwa Universitas Brawijaya adalah kampus impiannya. Namun, setelah diteror oleh sekelompok orang yang membuntutinya dan mengirim pesan ancaman, ia merasa terancam dan tidak bisa tidur.

“Aku dibuntuti tiga orang… Salah satu dari mereka bahkan bilang kalau aku di Malang jangan harap bisa tenang,” ungkapnya.

Setelah kembali ke Jombang dan bercerita kepada keluarganya, mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah demi keselamatan Resti.

“Kami memutuskan untuk keluar dari Malang dan universitas tersebut demi kebaikan,” tulisnya.

Resti juga mengumpulkan bukti terhadap akun-akun yang menyebarkan hoax tentang dirinya dan mengingatkan, “Buat orang-orang yang nyebar hoax, aku sudah ada SS sebelum akun kalian hilang atau di-private.”

Di akhir, dia menyampaikan pesan untuk selalu mendengarkan nasihat orang tua: “Pelajaran buat kita, ridha Allah terletak pada ridha orang tua.” Dia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga dan agar semua orang dikelilingi kebaikan. (azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com