Beritabanten.com – Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Cilegon memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perputaran ekonomi dan peningkatan pendapatan fiskal daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin, menekankan bahwa UMKM tidak hanya berkontribusi pada ekonomi keluarga tetapi juga memberi dampak pada penerimaan pajak di tingkat daerah maupun nasional.
“Jika UMKM di Kota Cilegon berkembang dengan baik, mereka akan mampu membayar pajak kepada daerah dan negara. Ini tidak hanya meningkatkan pendapatan fiskal, tetapi juga membantu perputaran ekonomi keluarga. Dengan pemasukan yang stabil, masyarakat dapat memenuhi berbagai kebutuhan seperti membayar cicilan, jajan anak sekolah, dan lain sebagainya,” kata Maman.
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung keberlanjutan dan perkembangan UMKM di wilayah ini.
Salah satu bentuk dukungan nyata adalah melalui program bantuan permodalan tanpa bunga, yang diharapkan dapat meringankan beban pelaku usaha di tahap awal.
“Kami menyediakan dukungan permodalan untuk UMKM di tahap rintisan dengan nominal Rp1 juta dan hingga tahap lanjutan sebesar Rp10 juta tanpa bunga. Saya berharap pelaku UMKM tidak perlu khawatir akan kesulitan modal, karena Pemkot sudah berkomitmen untuk membantu,” jelas Maman.
Dengan adanya dukungan tersebut, Pemerintah Kota Cilegon optimistis bahwa UMKM di daerah ini dapat berkembang lebih cepat dan berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian lokal.
Selain itu, Maman berharap UMKM di Cilegon dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Keberhasilan UMKM dalam menjalankan bisnisnya diharapkan tidak hanya memberikan dampak pada pendapatan daerah, tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kota Cilegon. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan