Beritabanten.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pasar menjelang Bulan Ramadhan 1446 H.

Salah satu pasar yang disidak adalah Pasar 8 Suvarna Sutera di Kecamatan Sindang Jaya, Kamis (27/02/25).

Dalam sidak tersebut, sejumlah komoditas terlihat mengalami kenaikan harga, dengan cabai menjadi salah satu yang mencatatkan lonjakan harga signifikan menjelang bulan suci Ramadhan.

Meskipun harga beberapa barang naik, para pedagang tetap optimis menjalankan usahanya.

Ibu Dahliah, salah satu pedagang ayam di pasar tersebut, menilai kenaikan harga ini masih dalam batas wajar dan tidak berpengaruh terhadap penjualannya.

“Alhamdulillah, meski harga naik sudah sekitar seminggu, penjualan tetap stabil seperti biasanya. Karena pasar ini berbeda dengan pasar tradisional, masyarakat tidak keberatan berbelanja meski harganya sedikit naik, dan kami tetap memberikan pelayanan terbaik,” ujar Dahliah.

Salah satu pembeli, Ester, juga menyampaikan bahwa ia tidak merasa terganggu dengan kenaikan harga tersebut.

Bahkan, ia mengaku tidak menyadari adanya perubahan harga yang signifikan. Ester merasa nyaman berbelanja di pasar ini karena kebersihan dan pelayanan yang terjaga dengan baik.

“Harga masih aman, praktis juga kalau belanja di sini karena semuanya sudah bersih dan dipotong. Saya suka berbelanja di sini,” ucapnya.

Namun, situasi berbeda dirasakan oleh Ibu Juju, seorang penjual cabai. Ia mengeluhkan kenaikan harga yang cukup signifikan, terutama cabai rawit dan cabai keriting.

Menurutnya, harga cabai rawit kini mencapai Rp 120.000 per kilogram, sementara cabai keriting dijual seharga Rp 70.000, padahal sebelumnya harga kedua jenis cabai ini jauh lebih rendah.

“Kenaikan harga ini sudah terjadi sekitar empat hari, mungkin karena persiapan menjelang puasa. Kami berharap stok tetap ada, karena kami hanya menjual cabai segar dan tidak bisa menyimpan stok terlalu lama,” jelas Ibu Juju.

Sidak tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, bersama Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Muchamad Solehhudin serta anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Tangerang. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com