Beritabanten.com – SD Negeri Cilodan yang berada di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, akan segera ditutup oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon.
Keputusan ini diambil karena jumlah siswa yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, mengungkapkan bahwa saat ini hanya tersisa 36 siswa yang masih terdaftar di SD tersebut.
“Kami (Dindikbud) sudah melakukan kajian terkait penutupan SD Cilodan. Sekarang, jumlah siswa hanya tinggal 36 orang,” ujar Heni saat memberikan keterangan di halaman Kantor Pemkot Cilegon, Kamis (17/07/2025).
Menurut Heni, sejak 2024 jumlah siswa di SD Cilodan terus berkurang, dan keadaan semakin sulit karena lahan sekolah sudah dibeli oleh PT Pancapuri.
“Selama tiga tahun terakhir, SD Cilodan tidak menerima siswa baru. Sekarang yang tersisa hanya kelas 3, 4, 5, dan 6, dengan total 36 siswa. Sekitar sekolah juga sudah banyak yang pindah karena lahan sudah dibeli oleh PT Pancapuri,” tambahnya.
Untuk memastikan pendidikan tetap berjalan lancar bagi siswa yang terdampak penutupan ini, Dindikbud akan memindahkan para siswa ke sekolah-sekolah terdekat.
Heni menjelaskan bahwa para siswa akan diarahkan ke SD Pangabuan dan SD Gunung Sugih yang berada di sekitar wilayah tersebut. Selain siswa, para guru yang mengajar di SD Cilodan juga akan dipindahkan ke sekolah lain.
“Siswa-siswa ini akan dipindahkan ke SD terdekat seperti SD Pangabuan dan SD Gunung Sugih agar mereka dapat melanjutkan pendidikan mereka. Begitu juga dengan guru-gurunya, mereka akan ditempatkan di sekolah-sekolah tersebut,” katanya.
Meski keputusan penutupan ini sulit, namun menurut Dindikbud, langkah ini diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pendidikan. Pihak Dindikbud berharap siswa dan tenaga pendidik dapat beradaptasi dengan perubahan ini dan melanjutkan pendidikan di sekolah yang lebih dekat dan memadai. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan