Beritabanten.com – Pengumpul sampah yang keliling di kawasan perumahan di Kota Tangerang Selatan mencari alternatif pembuangan yang dikelola pihak swasta ke Kota Tangerang.

Ini terjadi sejak dua bulan terakhir tidak bisa membuang ke TPA Cipeucang Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel. Tumpukan sampah menggunung hingga longsor akan ditengerai berisiko pada orang dan alat-alat pembuangan sampah.

Petugas bernama Ujang yang berkeliling ke perumahan di RW 009 Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, membayar sejumlah Rp1,5 ke salah satu Tempat Aembuangan Akhir (TPA) swasta di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

“Sejak dua bulan kami membayar sejuta setengah ke tempat pembuangan swasta di Ciledug, Kota Tangerang. Kan TPA Cipeucang udah pada numpuk dan pernah longsor, kan itu berbahaya, ” kata dia, Minggu 18 Januari 2026.

Media menemui dia di Komplek Alfalah 1 RT 007 RW 009 Kelurahan Pondok Benda yang rutin mengambil sampah seminggu tuga kali dengan sudah mengambil sampah hampir sepuluh tahun lalu.

Kata dia, sampah yang diambilnya untuk dikirim ke tempat pembuangan itu sebesar sato ton setiap bulannya yang terkumpul dari perumahana yang tersebar di kawasan tersebut.

Pengiriman menggunakan motor roda tiga dengan bak terbuat dari besi dengan tertutup trepal warna biru untuk menjaga kemungkinan ceceran air lindi selama perjalanan dan menghindar dari kemacetan.

“Kalau pakai mobil kan susah di jalan, tidak bisa menempuh jalan tikus sehingga bisa terhindar dari kemacetan. Tetap aman ko engga ada air lindi menetes di jalanan,” dia tambahkan.

Terkait sampah yang menumpuk di jalur (jalan raya, red), dikatakan, sudah diantiaipasi oleh petugas dari Pemerintah Kota Tangsel atau Pemkot Tangsel secara bertahap.

“Saya kan engga digaji sama pemerintah jadi tidak mengambil sampah di jalur yang kini bertahap diambil petugas. Saya hanya mengumpulkan sampah dari perumahan dan warga sekitar,” dia jelaskan.

Untuk waktu pengiriman sampah ke Kota Tangerang tersebut belum memastikan berpindah ke tempat lain. Terlebih sampai kini TPA Cipeucang belum dikabarkan bisa menerima lagi kiriman sampah dari yang terkumpul.

“Yang penting kan lancar saja, tetap bisa menerima kiriman sampah dari kami. Soal biaya masih terjangkau dari uang yang kami terima dari perumahan dan sebagian warga sekitar sini. Motor ini juga masih kuat kirim sampah ke Ciledug,” demikian dia menutup. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com