Beritabanten.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menata ulang sistem pengelolaan sampah, termasuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, yang kini telah melebihi kapasitas.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Magelang, Jawa Tengah.

“Sesuai arahan Presiden, kami akan segera mengimplementasikan berbagai program, termasuk penanganan sampah yang lebih baik,” ujar Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, di Tangerang, Senin (3/3/25).

Bupati menyampaikan hal ini usai memimpin upacara bendera perdana sebagai kepala daerah di Lapangan Maulana Yudha, Pemkab Tangerang.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil instansi terkait untuk mencari solusi pengelolaan sampah di TPA Jatiwaringin, yang saat ini telah membentuk bukit sampah akibat kelebihan kapasitas.

Volume Sampah Mencapai 3.000 Ton per Hari

Tangerang merupakan daerah penghasil sampah terbesar di Provinsi Banten, dengan volume sampah mencapai 3.000 ton per hari pada April 2024. Sampah tersebut berasal dari 29 kecamatan, terdiri dari limbah rumah tangga serta limbah dari pabrik skala kecil.

Saat ini, TPA Jatiwaringin yang hanya memiliki luas 12 hektare sudah kelebihan kapasitas. Meskipun sebagian sampah telah diolah menjadi kompos, pengelolaannya belum maksimal. Selain itu, pembakaran sampah di lokasi tersebut menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu warga sekitar.

Sampah dan Armada Jadi Sorotan

Pemkab Tangerang juga menyoroti keberadaan TPA liar di beberapa kecamatan, yang turut memperburuk kondisi lingkungan. Oleh karena itu, rapat koordinasi penanganan sampah nantinya akan melibatkan camat setempat.

Selain itu, kondisi truk pengangkut sampah juga menjadi perhatian, karena banyak yang mengalami kerusakan.

Akibat keterbatasan armada, pengangkutan sampah di beberapa kawasan perumahan seperti Munjul Permai, Kecamatan Solear dan Bumi Indah, Pasar Kemis, sering mengalami keterlambatan.

Maesyal menegaskan bahwa tata kelola sampah akan menjadi prioritas utama pemerintahannya.

Dengan langkah-langkah yang tepat, ia berharap masalah sampah di Kabupaten Tangerang dapat segera diatasi demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com