Beritabanten.com – Transformasi pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Kota Tangerang yang mampu diselesaikan maksimal dalam 10 jam untuk rumah tinggal sederhana terus menarik perhatian daerah lain.

Pelayanan yang sebelumnya memakan waktu hingga 45 hari ini kini menjadi primadona inovasi di Indonesia.

Terbaru, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerima kunjungan kerja (Kunker) dari Pemkot Palopo yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, Firmanza DP. Rombongan diterima langsung oleh Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman dan jajaran kepala dinas terkait.

Dalam sambutannya, Nurdin menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah lain terhadap inovasi Kota Tangerang.

“Ini merupakan momen berharga bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus kesempatan bertukar inovasi dengan pemerintah daerah lain,” ujarnya.

Dr. Nurdin juga menegaskan bahwa Kota Tangerang telah banyak menerima kunjungan serupa, termasuk dari Pemkot Payakumbuh, Asahan, Kendari dan Jambi. Ia berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara Kota Tangerang dan Kota Palopo dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Keunggulan dari Palopo akan kami pelajari, begitu juga dengan inovasi PBG Kota Tangerang yang kini diminati Pemkot Palopo,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Palopo, Firmanza DP mengungkapkan kekagumannya terhadap inovasi yang dilakukan Kota Tangerang.

“Kami tahu inovasi ini telah mendapatkan apresiasi dari Mendagri dan Menteri PKP. Ini merupakan bentuk nyata peningkatan pelayanan publik. Apa yang kami pelajari di sini akan kami coba aplikasikan di Kota Palopo,” katanya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pj Wali Kota Tangerang dan seluruh jajaran yang telah menerima kunjungan mereka dengan hangat.

“Kami yakin kunjungan ini akan memberikan manfaat besar bagi optimalisasi pelayanan publik di Palopo,” pungkas Firmanza DP.

Inovasi pelayanan PBG 10 Jam Kota Tangerang terus menunjukkan bahwa perbaikan layanan publik yang efektif dan efisien mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya di Indonesia. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com