Beritabanten.com – Isu mengenai keberadaan pagar laut di Pantai Utara (Pantura) Tangerang, Banten, masih menjadi polemik yang hangat dibicarakan hingga saat ini.
Para pejabat tinggi negara terus berusaha membongkar sindikat yang terlibat dalam masalah ini.
Namun, dalam situasi ini, muncul sosok seorang nelayan asal Banten yang menarik perhatian publik.
Ia adalah Kholid, yang tidak hanya mengkritik keberadaan pagar laut, tetapi juga mendapatkan sorotan luas setelah pernyataannya menjadi viral.
Sambutan Meriah Warga
Usai menjadi viral, Kholid yang dikenal sebagai nelayan sederhana ini kembali pulang ke kediamannya. Kedatangannya disambut meriah oleh para nelayan di sekitar.
Dalam video yang beredar, Kholid terlihat disambut bak seorang pahlawan. Para nelayan yang hadir tampak memberikan semangat dan dukungan, bahkan sesekali mengepalkan tangan sebagai tanda solidaritas.
“Hidup Pak Kholid!” seru para istri nelayan yang turut menyambut kedatangan Kholid.
Netizen Salut
Dukungan kepada Kholid tidak hanya datang dari kalangan nelayan. Masyarakat luas pun turut memberikan perhatian dan pujian kepada sosoknya.
Di media sosial, banyak yang mengungkapkan apresiasi terhadap keberanian Kholid menyuarakan keresahan rakyat kecil mengenai dampak pagar laut yang dianggap merugikan nelayan.
“Kenapa para elite tidak merasa malu dengan pemaparan Pak Kholid? 😢” tulis akun dessydewitaufiq.
“Walau dia sederhana, saya yakin dia memiliki sifat yang baik dan cerdas,” ujar akun aipysurus_leavis.
“Alhamdulillah, Pak nelayan cerdas. Terima kasih atas edukasinya yang membuat berpikir,” tulis akun lela.larasati.52.
Bahkan ada juga yang mengingatkan agar masyarakat menjaga Kholid sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya.
“Tolong jaga beliau. Takut ada orang yang iseng dengan beliau. Bagaimanapun, dia adalah pejuang,” tulis akun permanarama07.
Bicara Tanpa Rasa Takut
Tidak hanya itu, banyak yang mengungkapkan bahwa keberanian Kholid untuk berbicara tanpa rasa takut menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Sosok Kholid yang sederhana ini berhasil mencuri perhatian ketika tampil sebagai narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club beberapa waktu lalu.
Ia tampil dengan wawasan yang luas dan mampu mengungkapkan masalah pagar laut secara jelas dan tegas. Dalam diskusi tersebut, buku yang dibaca Kholid, “Logika Penjajah,” juga turut disorot, semakin memperlihatkan kedalaman pemikirannya.
Dengan sambutan yang luar biasa dari para nelayan dan masyarakat, Kholid kini menjadi simbol keberanian dan kesadaran kritis di tengah isu yang tengah panas ini.
Para nelayan dan warga berharap agar suara mereka, yang diwakili oleh Kholid, bisa didengar oleh para pejabat yang berwenang, sehingga nasib mereka yang bergantung pada laut bisa terjaga dengan baik. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan