Beritabanten.com – Kehadiran Majelis Ulama Indonesia (MUI) di tanah air memberikan kontibusi besar dalam mempertahankan keutuhan negara Republik Indonesia.
Sumber media menyebutkan sejarah pendirian MUI di tanah air dimaksudkan untuk membangkitkan peran optimal para ulama dalam kehidupan bebangsa dan bernegara.
Rombongan MUI Kota Tangsel yang melakukan studi banding ke MUI Kabupaten Gresik pada Jumat 12 September 2025 mendapatkan informasi beragam prestasi MUI Kabapaten Gresik dalam menjalan tugas organisasi.
Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib menjelaskan beberapa tugas MUI yang harus terus dijalankan.
“MUI memiliki tugas sebagai perlindungan dan penguatan agama. Kedua memiliki tugas memberikan perlindungan terhadap umat. Supaya umat, kuat imannya. Yakni bagaimana umat dijauhkan dari pemikiran yang rusak. Mudah-mudahan bangsa ini memiliki pemikiran ikatan kebangsaan yang kokoh,” ucapnya, dalam resmi resmi diterima redaksi, Selasa 16 September 2025.
Menyambut pandangan terkait tugas MUI tersebut, Ketua Umum MUI Kota Tangsel KH Saidih meminta kepada rombongan MUI Kota Tangsel untuk nanti lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan Lembaga MUI yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Pimpinan Yayasan Daarul Hikmah tersebut melanjutkan, manfata studi banding adalah mengambil yang terbaik di tanah air untuk selanjutnya dipraktikkan oleh MUI Kota Tangsel dalam menelorkan kegiatan yang sesuai dengan tuntutan zaman.
“Pulang dari sini jangan lupa pikir, kemudian dzikir dan terakhir mengukir prestasi untuk masa depan,” pesannya diaminkan seluruh hadirin.
Dilaporkan, MUI Kabupaten Gresik memiliki gedung cukup megah dengan halaman sangat luas dengan layanan pemberdayaan ekonomi syariah unit koperasi syariah berdiri sejak 2012, dengan aset Rp 141 miliar dengan rincian satu kantor pusat, 17 cabang, satu ritel dan satu divisi travel umroh dan haji.
Bahkan untuk mencapai ini mulanya sempat mengalami hal yang sulit, termasuk saat merintis koperasi dari iuran pengurus, hingga terkumpul Rp 300 juta. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan