Beritabanten.com – Kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memasuki lima tahun terakhir sejak disahkan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada tahun 2020.
Menurut UU No. 23 Tahun 2011 Tentang Pengeolaan Zakat, BAZNAS RI adalah badan resmi satu-satunya yang berwenang melakukan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara nasional.
Dia sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama dengan periode kepemimpinan selama lima tahun.
Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad menyatakan bahwa memasuki lima tahun terakhir kepemimpinan, berbagai program telah digulirkan BAZNAS terutama dalam hal penanganan bencana.
Dia juga menyatakan dalam menyambut Ramadhan 2026, diluncurkan program ‘515 Miliar Bisa’ sebagai cara untuk menggali potensi zakat tahun ini yang dihitung sebesar 300 triliun.
Jumlah tersebut sebagai pertambahan 30 persen dari tahun lalu dengan yang terbesar dari zakat perusahaan, sisanya dari zakat fitrah, ritel dan lainnya.
Meski banyak tantangan ekonomi nasional maupun global yang masih belum teratasi, BAZNAS RI tetap optimis dalam merealisasikan target tersebut berdasarkan pengalaman semasa krisis sebelumnya yang tetap mendapat donasi dalam jumlah banyak.
“Banyak perusahaan pada tahun ini masuk daftar donatur BAZNAS, yang biasanya mereka mengeluarkan zakat di bulan suci Ramadhan,” katanya dalam koferensi pers Program Ramadhan BAZNAS 2026, Zakat Menguatkan Indonesia, di Jakarta, Senin 2 Februari 2026.
Tag line ‘Zakat Menguatkan Indonesia’, dikatakan mempunyai makna tersendiri, mengingat pada posisi BAZNAS sudah menjadir orbit bisa menyelesaikan problem kemiskinan dan kemanusiaan di tanah air.
“Agenda amandeman UU Nomor 23 Tahun 2011 diproyeksikam memperkuat BAZNAS dan LAZ yang akan menerima dana sosial keagamaan Islam masyarakat,” dia berharap.
Selain itu, penguatan pengelolaan zakat mendatang ditopang oleh sikap gotong royong dalam mengentaskan kemiskinan di tanah air yang diwujudkan dengan kekompakan dalam gerak kerja semua jajaran dalam merealisasikan
“Arah kebijakan 2026 BAZNAS akan fokus pada upaya mengatasi bencana yang ada, teruatama di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, lewat tanggap darurat, recovery dan rekontruksi,” dia beberkan.
Dalam penanganan bencana Sumatera, telah tersalurkan sebanyak 3 juta porsi dalam layanan dapur umum dan layanan kesehatan sebanyak 117 pos untuk korban bencana Sumatera.
“Untuk bencana Sumatera, kami membuat program kembali ke sekolah dengan 3000 seragam. Kembali bekerja dengan membantu modal usaha, membangun 360 rumah yang masing-masing provinsi sebanyak 120. Terakhir akan membangun masjid dan mushola,” demikian KH Noor Achmad menutup.
Diberitakan, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Saidah Sakwan bagikan cerita kesuksesan salah satu mahasiswa Al-Azhar di Mesir yang bisa berangkat gegara menerima beasiswa dari BAZNAS RI.
Peristiwa tersebut terjadi kala dirinya berada di Mesir menyangkut program beasiswa dengan perguruan tinggi terkemuka di negeri piramida teraebut tahun lalu.
Dalam sesi dialog, dirinya dikejutkan oleh salah seorang mahasiswa yang mengaku berasal dari Tangerang, Provinsi Banten, dengan tergopoh-gopoh menghampiri dirinya bersama jajaran.
“Saya terkejut campur haru. Dia mengaku dari Tangerang yang mempunyai bapak seorang kuli panggul bambu dengan penghasilan 1,5 juta sebulan yang mustahil bisa memberikan tiket berangkat ke Mesir,” katanya, Jakarta, Senin 2 Februari 2026.
Anak tersebut, dikatakan, lulus untuk kuliah di Al-Azhar tapi belum ada bayangan untuk mendapatkan tiket keberangkatan yang menjadi tanggung jawab mandiri bagi siapa saja yang lulus.
Lalu, anak tersebut mengirim semua dokumen kelulusannya ke kanal digital penerimaan beasiswa BAZNAS RI yang akhirnya diberikan biaya ongkos ke Mesir sekaligus biaya living cost di sana.
“Ini namanya akses bagi anak bangsa yang kini coba dibangun BAZNAS RI dalam pemberdayaan umat. Mereka yang bisa kuliah banyak sekali, tinggal kita berikan akses cukup pada mereka dengan program,” dia jelaskan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan