Beritabanten.com – Suasana di Islamic Center Baiturrahmi BSD, Kecapatan Serpong, Kota Tangerang Selatan pada Jumat (24/4/2026) pagi, berbeda dari hari biasa. Ratusan keluarga tampak berkumpul, mata berbinar, sambil sesekali meneteskan air mata haru.
Dalam suasana meriah dan khidmat itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, hadir untuk melepas keberangkatan 393 calon jemaah haji rombongan kedua gelombang keempat.
“Rombongan ini berjumlah 393 jemaah. Alhamdulillah, proses pelepasan berjalan lancar,” ujar Pilar dengan senyum hangat.
Tidak lupa, Pilar mengingatkan para calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan, tetap fokus, dan mempersiapkan mental selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Di sana akan berkumpul jutaan umat dari berbagai negara. Persiapan fisik dan mental sangat penting,” tegasnya.
Bagi banyak keluarga, momen ini bukan sekadar ritual keberangkatan. Bagi keluarga Bu Rini, misalnya, ini adalah perjalanan spiritual sang suami yang telah menunggu kesempatan menunaikan haji selama puluhan tahun.
“Kami bangga dan haru. Semoga beliau selalu sehat dan lancar dalam ibadah,” ungkap Bu Rini sambil menatap suaminya.
Setelah pelepasan, para jemaah akan menuju Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, untuk menjalani masa karantina sementara.
Di lokasi itu, mereka akan diberi pembekalan terakhir, pemeriksaan kesehatan, dan persiapan administrasi sebelum diberangkatkan ke terminal haji keesokan harinya.
Dari catatan panitia, jemaah yang diberangkatkan memiliki rentang usia beragam. Jemaah tertua perempuan berusia 84 tahun, sementara laki-laki tertua berusia 83 tahun.
Sementara itu, jemaah termuda perempuan berusia 25 tahun dan laki-laki 18 tahun. Pilar menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental menjadi kunci agar semua jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar tanpa hambatan.
“Harapan kami, seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan baik, menjaga kondisi, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Semoga mereka menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” pungkas Pilar.
Momen pelepasan ini bukan hanya soal ritual keberangkatan. Ia juga menjadi bukti kuatnya ikatan keluarga, semangat ibadah, dan dukungan pemerintah daerah bagi masyarakat Tangsel yang menunaikan salah satu rukun Islam paling mulia. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan