Beritabanten.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kabupaten Tangerang, bekerja sama dengan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Provinsi Banten menggelar kegiatan edukasi literasi digital di Atrium Scientia Square Park, Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya literasi digital di era teknologi informasi.

Pustakawan Ahli Madya pada Disperpusip Kabupaten Tangerang, Gita Gayatri Fathanah Thaharah, mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Ia menekankan pentingnya budaya literasi di berbagai bidang, khususnya literasi digital, yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah berbagi ilmunya, serta kepada para peserta dari berbagai perpustakaan desa di Kabupaten Tangerang yang telah hadir,” ujar Gita.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan budaya literasi, khususnya dalam bidang digital, guna menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan produktif.

Ketua Relawan TIK Provinsi Banten, Ahmad Taufiq Jamaludin, dalam kesempatan yang sama memaparkan fenomena perkembangan teknologi digital yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ia menjelaskan pentingnya membangun 4 pilar literasi digital yang terdiri dari Cakap Digital, Aman Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital, yang disingkat “CABE”.

“Dengan 4 pilar ini, diharapkan masyarakat dapat memahami kecakapan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital dalam kehidupan sehari-hari di dunia siber,” ungkap Taufiq.

Ia menambahkan bahwa literasi digital akan membantu masyarakat untuk menghindari ketertinggalan teknologi, mampu membedakan informasi yang benar atau hoaks, dan menjaga keamanan perangkat digital mereka.

Taufiq juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam berbagi informasi pribadi, tidak sembarangan mengklik tautan, dan selalu mengamankan perangkat digital mereka, misalnya dengan mengganti password secara berkala dan mengaktifkan autentikasi dua faktor. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk membangun budaya digital yang produktif dan saling menghormati di dunia maya, serta menghindari penyebaran ujaran kebencian.

Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tangerang Gemilang Books Fair 2024, yang dihadiri lebih dari 20 perwakilan perpustakaan desa se-Kabupaten Tangerang, serta pengunjung pameran buku. Edukasi literasi digital ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijak dalam memanfaatkan teknologi. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com