Beritabanten.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon melaksanakan assessment untuk 200 anak berkebutuhan khusus dari total 400 anak di Kota Cilegon. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, di kantornya pada Selasa (19/11/2024).
Assessment yang dilakukan selama dua hari oleh dokter psikologi dari RSUD Kota Cilegon bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan kemampuan anak-anak dalam pencapaian perkembangan akademik dan psikologi.
Heni menjelaskan, assessment ini penting untuk menentukan apakah anak berkebutuhan khusus masih bisa melanjutkan pendidikan di sekolah reguler atau perlu disalurkan ke sekolah inklusi.
“Assessment ini untuk mengetahui apakah anak-anak ini masih layak sekolah di reguler atau perlu diarahkan ke sekolah inklusi,” ujar Heni.
Program assessment ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Dindikbud Kota Cilegon. Heni menambahkan, hasilnya menunjukkan banyak anak yang masih bisa ditangani dan mendapatkan pendidikan yang sesuai. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari ketentuan Kemendikbud yang mewajibkan setiap sekolah memiliki unit layanan khusus untuk anak berkebutuhan khusus.
“Alhamdulillah, Cilegon sudah memiliki unit layanan ini, salah satunya melalui assessment anak-anak disabilitas,” tambah Heni. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan