Beritabanten.com – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengungkapkan hubungan kuat antara HUT ke-399 Kapupaten Tangerang dan pembangunan daerah.
Dia menyampaikan itu ketika Sidang Paripurna DPDR Kabupaten Tangerang pada hari ini Senin 13 Oktober 2025.
Dia menyampaikan sambutan, menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Tangerang lima tahun ke depan difokuskan pada penguatan modal dasar daerah.
Die menukil Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 sebagai arah kebijakan untuk menjawab tantangan dan peluang menuju Indonesia Emas 2045.
“Isu strategis yang kita hadapi sangat kompleks, mulai dari pengangguran terbuka, kemiskinan, hingga tantangan bonus demografi,” ungkap dia, dilihat redaksi dari laman resmi Pemkab Tangerang, Senin.
“Karena itu, kami menyiapkan langkah-langkah yang terarah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan ekonomi masyarakat, memperluas infrastruktur, serta memperkuat sumber daya manusia dan keberlanjutan lingkungan,” dia tambahkan.
Tidak lupa, Bupati menjelaskan bahwa lima isu strategis utama yang menjadi fokus pembangunan Kabupaten Tangerang meliputi tata kelola pemerintahan yang efektif, peningkatan perekonomian masyarakat dan daya saing daerah, peningkatan daya saing sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
“Kelima isu strategis ini kami terjemahkan ke dalam visi ‘Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing (Tangerang Sejahtera, Semakin Gemilang)’. Visi ini bukan hanya slogan, melainkan arah kerja nyata seluruh jajaran pemerintah daerah,” tambahnya.
Pemkab Tangerang telah menetapkan sejumlah program prioritas RPJMD 2025–2029, yaitu PRIMA (Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart), PROSPEK (Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah), TUNAS (Talenta Unggul Generasi Sehat), SETARA (Sekolah Terpadu Ramah Anak), dan SELARAS (Sistem Lingkungan yang Aman, Ramah, dan Berkesinambungan).
“Melalui program-program ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui kebijakan, tetapi lewat pelayanan yang nyata dan berdampak,” ujarnya
Bupati juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, termasuk optimalisasi layanan administrasi kependudukan di seluruh kecamatan dan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Pemanfaatan teknologi harus menjadi instrumen untuk mempercepat pelayanan publik. Warga cukup datang ke kantor kecamatan, bahkan sebagian layanan sudah bisa diakses dari ponsel mereka,” jelas Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh unsur masyarakat, DPRD, dunia usaha, dan lembaga pendidikan untuk bersinergi membangun Kabupaten Tangerang yang semakin sejahtera dan berdaya saing.
“Perjalanan panjang selama 393 tahun adalah bukti ketangguhan kita. Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, kita wujudkan Tangerang yang semakin gemilang,” demikan Bupati Maesyal.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan