Beritabanten.com — Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang biasa merayakan ulang tahun meriah, kini harus bisa menahan diri.
Perayaan tahun baru harus dilakukan secara sederhana sebagai rasa empati pada korban bencana alam di Sumatera.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan bahwa semua pihak harus bisa menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan masyarakat selama pergantian tahun mendatang.
”Masyarakat diharap dapat merayakan pergantian tahun dengan cara sederhana, tanpa kemeriahan berlebihan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa 30 Desember 2025.
Selain itu, semua pihak harus menyadari kondisi bencana nasional di sejumlah daerah dan cuaca ekstrem yang tidak menentu. Kemungkinan terburuk dari cuaca ekstrem akan melahirkan akibat yang tidak dikehendaki bersama.
Masyarakat juga diharapkan untuk tidak merayakan tahun baru dengan pesta petasan dan kembang api, apalagi menggelar arak-arakan di jalanan. Alasannya, konvoi kendaraan pada malam pergantian tahun baru akan mengganggu ketertiban umum.
”Perayaan seharusnya berlangsung dengan suasana aman dan tertib. Saya juga mengimbau masyarakat untuk menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan, baik pawai kendaraan bermotor dan penggunaan knalpot bising saat malam pergantian tahun,” jelasnya.
Terkait penangangan bencana alam di Sumatera, dikatakan, Pemkot Tangsel telah menggandeng Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangsel dalam penggalangan dana bantuan untuk membantu korban bencana di Sumatera
Untuk sementara hasil penggalangan dana dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) wilayahnya telah terkumpul sekitar Rp700 juta. Dimana pengalangan dana tersebut masih terus berlangsung hingga saat ini.
”Makanya kita harus berempati kepada saudara-saudara kita yang saat ini sedang menjadi korban bencana alam baik di Aceh, Sumatera dan lainnya. Salah satunya kita harus menunjukkan kepedulian nyata kepada para korban bencana dengan tidak merayakan pergantian tahun dengan berlebihan,” tutupnya
Diberitakan, Perjuangan Kecamatan Pamulang dan jajaran dalam menggalang danosi musibah Sumatera membuahkan hasil maksimal. Camat, lurah dan pengurus RT/RW se-Kecamatan Pamulang yang berjibaku mengajak warganya untuk peduli pada penderitaan sesama di Sumatera tidak sia-sia.
Donasi yang terkumpul terbilang fantastis, menggambarkan tingkat partipasi tinggi warga Pamulang pada ajakan Wali Kota Tangsel Benyami Davnie dengan Surat Edaran dengan nomor 12357 tertanggal 05 Desember 2025 yang berisi tentang Penggalangan bagi Korban Bencana Alam, Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Aceh, Sumtera Barat dan Sumatera Utara.
Surat Edaran tersebut yang direalisasikan dengan Surat Edaran turunannya hingga ke Kantor Kelurahan se-Kecamatan Pamulang dengan dedikasi Camat, lurah, pengurus RT dan RW sukses mengumpulkan sejumlah uang Rp 554,968.000,-
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohammad Subhan, Dewan Pengawas Dadang Rahardja dan Kabid Pengumpulan Yaya Supriyadi menerima Camat Pamulang Mukroni bersama seluruh lurah yang didampingi Kadinsos Kota Tangsel Heli Slamet terpantau media, hadir di Kantor BAZNAS Kota Tangsel di Islamic Center Baiturrahmi BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel pada hari ini Senin 29 Desember 2025. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan