Beritabanten.com – Partai Golkar terus memperkuat diri jelang Pemilu serentak 2024 mendatang. Tidak hanya tingkat pusat, pengurus Golkar di daerah pun berbenah.
Salah satunya pengurus Golkar Aceh yang mengadakan pembekalan untuk para calon anggota legislatif perempuan. Dalam kesempatan ini, hadir sebagai pemateri yakni Ketua Umum PP KPPG, Airin Rachmi Diany.
Airin memberikan arahan dan pembekalan kepada para calon anggota legislatif perempuan Golkar Aceh untuk menghadapi Pemilu 2024. Pada kegiatan yang digelar di Hotel Amel Convention, Banda Aceh itu, Airin Rachmi Diany turut didampingi Ketua Pengurus Daerah KPPG Provinsi Aceh, Yuniar.
Selain itu, giat tersebut juga dihadiri Ketua Himpunan Wanita Karya (HWK) Provinsi Aceh, Nurlelawati, dan perwakilan KPPG dari berbagai kabupaten dan kota.
Dalam arahanya, Airin Rachmi Diany menyoroti tantangan yang dihadapi oleh caleg perempuan, baik yang baru maupun incumbents.
“Tahun ini merupakan momen penting bagi perempuan untuk melakukan mobilitas sosial vertikal guna mengatasi isu-isu perempuan,” tuturnya.
Selanjutnya, Airin Rachmi Diany mengingatkan para caleg untuk memberikan janji yang realistis kepada pemilih. Perlunya memahami tugas-tugas legislatif seperti budgeting, pengawasan program pemerintah, dan pembuatan aturan. Ia menegaskan bahwa peran legislatif adalah mengadvokasi, bukan mengeksekusi.
Dengan waktu tersisa 187 hari menjelang pemilu, Airin Rachmi Diany mendorong para caleg untuk bergerak dengan kemampuan yang ada dan berjuang untuk kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa meskipun pragmatisme di lapangan tinggi, pengelolaan anggaran harus tepat.
Airin Rachmi Diany juga berbagi pandangannya tentang strategi politik. Menurutnya, tidak ada strategi yang hebat tanpa perencanaan yang matang. Ia mengajak para caleg untuk menjalankan strategi dengan baik, kemudian mengevaluasi hasilnya.
“Perlu diketahui bahwa gerakan awal bukan mencari pemilih tapi mencari tim yang solid,” tegasnya.
Airin Rachmi Diany menyampaikan terima kasih kepada para caleg yang bergabung dari Partai Golkar. Ia berharap bahwa perempuan-perempuan tersebut tidak hanya mengisi kuota 30 persen, tetapi juga memiliki kualitas yang baik untuk mewarnai dunia legislatif dengan menjadi anggota DPRD, baik dari tingkat kabupaten, kota, maupun DPR RI.
“Para Caleg terus semangat untuk turun ke lapangan, melakukan konsolidasi, dan menetapkan target pemenangan. Saya yakin bahwa perempuan Golkar di Aceh memiliki potensi luar biasa dan banyak pengalaman,” tuturnya. [Red]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan