Beritabanten.com – Alun-alun Pamulang, Kelurahan Pemulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Salatan menjadi riuh dengan warga. Tempat lapang yang biasa jadi tempat warga berkumpul dan bermain, kali ini berubah suasana.
Mereka terus berdatangan sejak pagi hari pada Rabu 5 Februari 2026 dengan berjejer antri rapih untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran. Saat yang sama di panggung utama ada acara pembakian paket Ramadhan 2026 dari Badana Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Kota Tangsel.
Adalah Bazar Ramadhan 2026 Tangsel yang digelar oleh Dinas Perindustrian Kota Tangsel sebagai cara untuk mengantisipasi gejolak kenaikan harga karena kondisi ekonomi nasional sekaligus suasan jelang idul Fitri.
Terpantau media, Sekertaris Daerah Bambang Noertjahjo atau Sekda Bambang membuka acara tersebut sekaligus memberikan secara simbolik paket Ramadhan 2026 dari BAZNAS Tangsel untuk para mustahik dari seluruh kelurahan di Kecamatan Pamulang.
Dirinya memberikan apresiasi mendalam atas penyelenggaran acara bazar Ramahdan tersebut yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat, yang datang dengan rapi berjejer untuk mendapatkan harga kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah meskipun suasana diguyur hujan ini saya lihat antusiasnya luar biasa. Ini sudah kali sekian tahun Pemkot Tangsel gelar Bazar Ramadhan,” kata Bambang, Jumat (6/3/2026).
“Di sini juga kan ada pembagian paket sembako dari BAZNAS Tangsel yang bisa meringankan beban warga yang tidak mampu di tengah bulan suci Ramadahan,” dia tambahkan.

Mempermudah Kebutuhan Pokok Warga
Bambang menuturkan, bazar Ramadhan sebagai langkah Pemerintah Kota atau Pemkot Tangsel untuk membantu masyarakat memudahkan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di pasaran.
Bambang mewakili Pemerintah Kota Tangsel turut mengapresiasi seluruh mitra yang terlibat menyukseskan Bazar Ramadhan 2026. Ini semua menjadi model kolaborasi produktif untuk memberikan pelayanan sosial kepada masyarkat di tengah kenaikan harga di pasaran jelang lebaran.
“Saya mewakili pemerintah kota berterimakasih seluruh yang terlibat dalam kegiatan Bazar Ramadan di Pamulang. Saya berharap, niat baik Pemkot Tangsel dan para mitra diterima baik oleh masyarakat,” ungkapnya.
Camat Pamulang Mukroni menjelaskan, dalam Bazar Ramadhan dan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Pamulang melibatkan 37 pelaku usaha yang berpartisipasi menyediakan sembako murah.
“Kami bersyukur kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Harapannya ini menjadi keberkahan untuk semua dan bermanfaat untuk masyarakat dalam persiapan Idulfitri,” jelasnya.

Minyak Goreng Dua Liter Rp25 Ribu
Pantuan media, warga yang menghadiri acara sangat antusias membeli kebutuhan pokok yang harganya lebih murah dibandingkan di pasaran.
Meksi hujan terus mengguru kawasan tersebut, tidak menyurutkan ratusan warga untuk mendapatkan barang yang ditawarkan. Mereka terus berkeliling untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.
Seorang pembeli yang mengagaku bernama Dedeh warga RT 003 RW 009, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang menyatakan barang yang ditawarkan memiliki harga jauh dari harga pasarana.
Dia menyebutkan, harga minyak gorenga dua liter yang biasa dijual di pasaran sebesar Rp40 ribu, tapi dirinya hanya mengeluarkan uang sejumlah uang Rp25 ribu. Ini bisa membuat dirinya sekaligus membeli kebutuhan lainnya berupa beras, telor, mie instan dan lainnya.
“Minyak di warung ukuran dua liter biasanya 40 ribu, tapi di sini hanya 25 ribu. Pokoknya, terbantu banget dari bazar ini,” tuturnya pada awak media.
Dirinya sengaja berdatangan dengan tetangga untukb berburu bahan kebutuhan pokok agar nanti bisa saling bantu dalam proses keberangkatan sekaligus membeli barang di lokasi.
“Kami datang berkelompok agar nanti bisa saling bantu. Tadi ada temen saya yang kekurangan uang akhirnya bisa dibantu dengan teman lain yang kebetulan membawa uang lebih. Namanya juga bertetangga bisa saling bantu,” kata dia.
Ketika ditanya prihal acara, dia menyatakan sangat terbantu mengingat sejak pertama puasa bahan kebutuhan pokok terus merangkak naik, padahal pendapatan rumah tangga yang berjualan takjil tidak seperti tahun lalu.
“Pembeli takjil kami sekarang merosot. Jadi sangat terbantu dengan kehadiran bazar murah dari Pemkot Tangsel. Keluarga bisa terpenuhi kebutuhan makannya dalam menjalani ibadah pausa,” imbuh dia.
Dia tidak lupa menyatakan program ini sangat baik untuk masyarakat yang jika mungkin dilaksanakan tidak hanya di bulan suci Ramadhan, mengingat barang kebutuhan pokok di pasarang terus naik.
“Alahmdulillah dan terima kasih kepada Pemkot Tangsel. Kalau bisa mah jangan pas puasa doang adain acara ini, karena kemungkinan mendatang harga tidak akan turun. Kan susah itu kalau tidak dibantu dengan acara kaya gini,” demikian Dedeh menutup. (Adv)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan