Beritabanten.com – Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Tangerang Memed Chumaedy mengatakan Airin Rachmi Diany disebut akan berpasangan dengan politisi PDIP yang juga mantan Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, di Pilgub Banten 2024.

“Jika terwujud, berpotensi besar keluar sebagai pemenang mengalahkan kandidat lain seperti Wahidin Halim maupun calon lain nantinya,” katanya melalui keterangan resmi, Senin (8/4/2024).

Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Tangerang ini tambahkan, duet Airin-Ade Sumardi merupakan keterwakilan antara Banten Utara dengan Banten Selatan.

Sehingga, katanya, potensi keduanya memenangkan Pilgub Banten terbuka lebar.

“Airin-Ade sangat besar mendapatkan dukungan dari masyarakat Banten. Airin mewakili Tangerang Raya dan Ade dari Banten Selatan,” katanya.

Memed menilai, Airin merupakan satu-satunya kandidat saat ini yang paling potensial.

Airin jauh-jauh hari sudah mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon Gubernur Banten.

Ia menyebut, ada tiga variable penguat kenapa Airin ini potensial.

Pertama, secara kualitas kepemimpinan telah berhasil membangun Kota Tangsel dengan pelbagai penghargaan baik nasional maupun internasional.

Kedua, sebagai representasi perempuan yang kuat dan dikelilingi oleh lingkaran politik dan jaringan yang memiliki kapabilitasnya yang cukup.

Ketiga, hasil pemilu 2024 sebagai sumber komprehensif (sebagi ketua TKD Banten Pasangan Prabowo Gibran) dan modal kekuatan yang tak tertandingi.

“Airin punya kemampuan merangkul kekuatan partai politik yang punya track record rival seperti PDIP.

Dan PDIP bisa dirangkul Airin untuk bergandengan tangan membangun koalisi kedepannya. Adapun kandidat yang layak mendampingi airin adalah H, Ade Sumardi,” tegas Memed.

Ia mengungkapkan, alasannya kenapa Ade itu potensial.

Pertama, Ade merupakan kandidat yang paripurna, pengalamannya sebagai legislatif dan eksekutif. Pernah jadi Ketua DPRD Lebak, Wakil Bupati Lebak dua periode, dan sekarang terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Banten.

Kedua, lanjutnya, PDIP merupakan partai ideologis yang memiliki kapasitas kader yang tak tertandingi loyalitasnya.

Kemudian, Ade memiliki karakteristik loyal tanpa batas.

“Bisa di-check track recordnya Ade apakah selama dia memimpin pernah berkonflik dengan pimpinan di atasnya, atau kapasitas sebagai ketua partai apakah beliau memiliki catatan buruk dalam kepemimpinannya.

Konteks ini beliau loyal dengan siapa dia bekerja dan selalu menjadi pendamping yang baik,” pungkasnya. [Red]

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com