Beritabanten.com — Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Provinsi Banten.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 ada sekitar 773 ribu penduduk Provinsi Banten hidup di bawah garis kemiskinan.
Dari jumlah tersebut, Kabupaten Tangerang menyumbang porsi sekitar sekitar 266 ribu jiwa warga miskin.
Kendati jumlahnya banyak, persentase kemiskinan di Kabupaten Tangerang berada di angka 6,42 persen dari total keseluruhan jumlah penduduk.
Sementara daerah yang menjadi wilayah termiskin di Banten adalah Kabupaten Padeglang dengan 8,51 persen penduduk miskin atau sekitar 105,35 ribu jiwa.
Penduduk miskin merupakan penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.
Sementara itu, garis kemiskinan digunakan sebagai batas untuk menentukan apakah seseorang atau rumah tangga dapat dikategorikan sebagai penduduk miskin.
Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan sosial dan ekonomi yang masih dihadapi Kabupaten Tangerang.
Dengan jumlah penduduk miskin yang mencapai sekitar ratusan ribu jiwa tersebut, dapat menjadi dasar dalam melihat kondisi ekonomi di Kabupaten Tangerang serta menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan berbagai program penanggulangan kemiskinan di daerah.
Data BPS Kabupaten Tangerang juga mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang pada 2025 berada di angka 76,74.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Tangerang pada 2025 tercatat sebesar 5,94 persen.
Data tersebut memberikan gambaran lain mengenai kondisi sosial ekonomi Kabupaten Tangerang di tengah masih tingginya jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan.
BPS Kabupaten Tangerang mencatat jumlah penduduk miskin pada 2025 sebesar 265,90 ribu jiwa dengan persentase penduduk miskin sebesar 6,42 persen.
Dengan demikian, persoalan kemiskinan di Kabupaten Tangerang tidak hanya berkaitan dengan jumlah penduduk miskin, tetapi juga berkaitan dengan kondisi pembangunan manusia dan ketenagakerjaan.
Data mengenai kemiskinan, IPM, dan pengangguran tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan berbagai program penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan Provinsi Banten. Data BPS Kabupaten Tangerang mencatat jumlah penduduk miskin pada 2025 mencapai 265,90 ribu jiwa dengan persentase kemiskinan 6,42 persen. Pada tahun yang sama, masyarakat di daerah. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan