Beritabanten.com – Adalah Hanta Yuda Rasyid, seorang konsultan politik dengan lembaga Poltracking Indonesi kini berkiprah di dunia pendidikan.
Terakhir diketahui Poltracking Indonesia berselisih pendapat dengan Persatuan Lembaga Survei Indonesia atau Persepi terkait hasil survei Pilkada DKI Jakarta 2024.
Tidak banyak yang tahu bahwa ada kesibukan lain lebih penting dari aktifitas Handa Yuda di konsultasi memenangkat hajat demokrasi, yakni di bidang pendidikan.
Publik mengenalnya ketika tahun 2012, Hanta Yuda mendirikan lembaga riset Poltracking Indonesia yang telah banyak berkontribusi bagi pemajuan dan pelembagaan demokrasi di Indonesia.
Selain mendirikan Poltracking Indonesia, sebenarnya, Hanta Yuda juga merupakan Founder & CEO Sagha Group yang menaungi beberapa perusahaan seperti XSAGHA, Sagha Creative, Sagha Pro, Sagha Tour, Sagha Mart, dan Sagha Kitchen. Perusahaan tersebut bergerak di bidang jasa branding, event, advertising, ritel dan food & beverage.
Perjalanan panjang di ranah demokrasi dan bisnis pria kelahiran di Pangkalpinang, 15 September 1980 itu, akhirnya berlabuh ke dermaga paling penting bernama dunia pendidikan.
Dia mendirikan Arroyyan-HYR Indonesia dengan unit layanan pendidikan gratisnya beranama Arroyyan-HYR Character Boarding School yang berlokasi di Jl. Jami Atas No.1, Sukaluyu, Kec. Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16610.
Arroyyan-HYR Character Boarding Schoolmenjadi, dikatakan, sebagai wujud pengabdian Arroyyan-HYR Indonesia dalam bidang pendidikan dengan memberikan beasiswa penuh berupa biaya pendidikan.
Siswanya dijamin mendapat tempat tinggal dan kebutuhan harian bagi pelajar berprestasi, seperti penghafal Al-Qur’an, siswa berprestasi akademik, pemenang olimpiade, juara olahraga, pemimpin organisasi kesiswaan/kepemudaan, ataupun pelajar dengan bakat dan talenta mumpu.
Bertepatan pada ulang tahun ke 40 pada 15 September 2020, berbekal doa orang tua dan dukungan dari keluarga, Hanta Yuda mendirikan Arroyyan-HYR Indonesia sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui Yayasan Arroyyan-HYR Indonesia, Hanta Yuda ingin berkontribusi dalam menyiapkan generasi unggul berkarakter yang memiliki kecerdasan intelektual, kematangan emosional, dan kesadaran spiritual tinggi yang dipadukan dalam karakter unggul berbasis nilai-nilai keislaman dan budaya keindonesiaan.
Melalui Arroyyan-HYR Indonesia Hanta Yuda ingin melahirkan generasi kokoh berkarakter, cerdas dan berintegritas, peduli dan berakhlakul karimah, serta memiliki kecintaan yang besar terhadap agama dan bangsanya.
Kiparah di dunia pendidkan seolah replikasi dari berpengalaman dia sebagai Ketua OSIS pada waktu belajar di SMP & SMA, Ketua Regu Inti Pramuka, Ketua Koperasi Pelajar, dan Purna Paskibraka Indonesia.
Jiwa kepemimpinan Hanta Yuda sudah ditempa sejak pelajar, dengan semangat dan komitmennya yang tinggi dalam belajar dan berorganisasi.
Jiwa aktivisme Hanta Yuda semakin ditempa ketika belajar pendidikan tinggi. Pada masa kuliah, Hanta Yuda aktif dalam pergerakan mahasiswa.
Dia menjadi Ketua Jamaah Muslim Fisipol UGM, Ketua Gema Cendikia UGM, Menteri Kajian Strategis BEM KM UGM, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Koordinator Pusat Aliansi BEM Se-Indonesia, dan Inisiator sekaligus Koordinator Gerakan Bersama Antikorupsi (GEBRAK) BEM se-Indonesia.
Bersama dengan rekan-rekan aktivis, Hanta Yuda banyak melakukan advokasi untuk memperjuangkan kepentingan mahasiswa ataupun masyarakat secara luas.
Prestasi Hanta Yuda tidak hanya dalam aktivisme gerakan, namun juga secara akademik memiliki prestasi yang membanggakan.
Sejak di bangku sekolah Hanta Yuda pernah Juara Kelas dan Juara Umum pada tingkat SMP dan SMA, beberapa kali memenangkan perlombaan cerdas cermat dan pidato, Lulusan Terbaik UGM dengan IPK 3.9 dan Lulusan UI dengan Yudisium Cumlaude. Atas prestasinya tersebut Hanta Yuda menerima berbagai beasiswa saat menjadi pelajar dan mahasiswa.
Tak banyak pelajar dan mahasiswa yang mapan secara aktivisme sekaligus intelektualisme. Hanta Yuda termasuk yang berhasil meramu dan memadukan keduanya dengan baik.
Tak ayal salah satu pimpinan kampusnya berkomentar “jarang ada mahasiswa seperti Hanta, aktivis sekaligus intelektual”.
Prestasi gemilang berhasil ditorehkan Hanta Yuda dengan memperoleh gelar Sarjana Ilmu Politik dari Jurusan Politik Pemerintahan UGM dengan predikat cumlaude dan lulusan terbaik.
Hanta Yuda memperoleh gelar Master Ilmu Politik dari Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia dengan yudisium cumlaude, dan tesisnya terpilih sebagai salah satu penelitian terbaik yang dipresentasikan pada “Research Day” FISIP UI.
Hanta Yuda juga ikut serta dalam berbagai konferensi dan kursus singkat tentang demokrasi dan politik yang diselenggarakan beberapa universitas/lembaga nasional dan internasional.
Berkat kiprahnya dalam aktivisme sosial dan kepakaran politik, Hanta Yuda mendapatkan beberapa penghargaan.
Tecatat pernah menerima “Inspiring Alumni Award FISIPOL UGM” pada Dies Natalis FISIPOL UGM 2012, Indonesian Creativity and Best Leader Award 2018, Indonesian Leaders Excellent Award 2019.
Lalu mendapat Man & Women Best of 2019, Leadership Excellence & Profesional Development Award 2019, Pemimpin Perubahan Inspiratif & Inovatif Indonesia 2019, Creative & Innovative Leader & Professional Champions Award 2021, dan Best Leadership and Professional Award 2021.
Dikutip dari berbagai sumber. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan