Beritabanten.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Minggu sore (6/7/2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah permukiman dan jalan utama. Tinggi genangan bervariasi, mulai dari 20 cm hingga mencapai 120 cm di beberapa titik, sehingga mengganggu aktivitas warga.
Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat melalui tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan. Mereka langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi, penyedotan air, hingga pendirian posko darurat.
Salah satu wilayah terparah yaitu Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, di mana genangan air mencapai 120 cm. Di lokasi tersebut, tim gabungan fokus mengevakuasi warga terdampak, terutama kelompok rentan seperti lansia, balita, dan anak-anak.
Langkah penanganan lainnya juga dilakukan di wilayah Cipondoh, tepatnya di sekitar Asrama Haji, yang tergenang hingga 60 cm. Dinas PUPR menurunkan pompa portabel untuk mempercepat penyedotan air.
“Kami sudah menyiagakan personel sejak awal potensi hujan deras terdeteksi. Saat ini, total ada 14 titik genangan dan banjir yang tersebar di lima kecamatan: Pinang, Karang Tengah, Cipondoh, dan Periuk,” jelas Plt Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar.
Menurut Mahdiar, saat ini tim lebih banyak fokus di Kunciran Indah karena kondisinya paling parah dibanding wilayah lain yang genangannya berkisar antara 20–80 cm.
Sementara itu, Dinas Kesehatan juga telah membuka Posko Kesehatan di dua lokasi, yaitu Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh dan wilayah Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, guna memberikan layanan medis bagi warga terdampak.
“Dinas Sosial pun telah bergerak cepat dengan menyiapkan makanan siap saji dan bantuan logistik lainnya untuk para pengungsi,” tambah Mahdiar.
Pemerintah Kota Tangerang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan segera menghubungi call center BPBD di nomor 112 jika membutuhkan bantuan darurat.
Proses penanganan bencana akan terus dilakukan hingga kondisi di seluruh wilayah terdampak kembali aman dan normal. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan