Beritabanten.com – Bentrokan antar kelompok remaja nyaris terjadi di Jalan Ismaya Raya, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, pada Kamis (6/3/2025) dini hari. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Tangsel yang tengah berpatroli di wilayah tersebut.
Pemimpin tim TP3 Polres Tangsel, Iptu Andri Lesmana, menjelaskan bahwa pihaknya mengetahui adanya potensi tawuran setelah mendapat laporan. “Saat melintas di Jalan Ismaya Raya Witana Harja, Kecamatan Pamulang, tim mendapat informasi adanya aksi tawuran,” ujarnya.
Ketika tiba di lokasi, polisi menemukan sekelompok remaja yang diduga akan saling serang. Tanpa perlawanan berarti, enam remaja berhasil diamankan. Dari tangan mereka, petugas menyita beberapa barang bukti, antara lain satu bilah senjata tajam, tiga batang bambu panjang, serta satu selang yang diduga akan digunakan dalam bentrokan tersebut.
“Kemudian tim langsung ke lokasi, dan mengamankan enam remaja yang diduga melakukan tawuran berikut barang bukti berupa satu senjata tajam, tiga bambu panjang, dan satu selang. Selanjutnya dibawa ke Polsek Pamulang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Andri.
Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi tawuran yang sering terjadi selama bulan Ramadan. Konflik antar kelompok remaja biasanya dipicu oleh hal-hal sepele, seperti saling ejek di media sosial atau kesalahpahaman di lingkungan sekitar. Tidak jarang, bentrokan tersebut berujung pada korban luka hingga kehilangan nyawa.
Beruntung, dalam kejadian di Pamulang kali ini, bentrokan berhasil dicegah sebelum benar-benar pecah.
“Kita gerak cepat, jadi sebelum adanya tawuran yang pecah, anak-anak ini kita amankan ke Polsek Pamulang,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tangsel, AKP Agil Sahril, mengungkapkan bahwa kepolisian telah meningkatkan patroli di beberapa titik rawan tawuran selama Ramadan. Patroli ini dilakukan dalam tiga sesi, mulai dari malam hingga dini hari, guna menjaga situasi tetap kondusif.
“Dengan adanya patroli ini, kami berharap dapat meminimalisir gangguan kamtibmas, terutama selama bulan Ramadan, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk dan aman,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, khususnya di malam hari. Jika menemukan indikasi adanya potensi tawuran atau tindakan kriminal lainnya, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwajib. (Azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan