Beritabanten.com – Wisatawan asal Bogor, Jawa Barat, bernama Parningotan Simanjuntak (54), dilaporkan hilang digulung ombak saat berenang di Pantai Lippo Utara, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (1/3), sekitar pukul 16.00 WIB.

TIM SAR Banten akhirnya berhasil menemukan korban di area muara nelayan Carita atau 1 mil dari tempat kejadian, Minggu (2/3), sekitar pukul 13.20 WIB.

Korban ditemukan dalam keadaan tengkurap, tak mengenakan pakaian, dan hanya celana pendek dengan keadaan sudah tidak bernyawa.

Anggota Balawista Banten, Muhamad Ade Rokis membenarkan, korban yang kemarin (Sabtu) hanyut terbawa ombak, telah ditemukan warga dalam keadaan sudah meninggal dunia di pinggir pantai Mutiara Carita.

“Saya tadi dapat informasi dari warga dengan adanya penemuan mayat di pinggir pantai Mutiara Carita. Maka dari itu saya cek keberadaannya, memang betul mayat itu yang kemarin hilang terbawa ombak,” kata Ade Rokis, Minggu (2/3).

Ade Rokis mengungkapkan, mayat ditemukan dengan posisi tengkurap di atas karang, dan keadaan sudah tak bernyawa.

“Posisi mayatnya sudah di karang, kemungkinan ketika air laut pasang masuk kedalam, dan ketika air surut dia (korban, red) tertahan di karang,” jelasnya.

Kini korban katanya, sudah dilakukan evakuasi ke Puskesmas Carita oleh Tim SAR Gabungan.

“Saya langsung melaporkan ke Tim lainnya, untuk dilakukan evakuasi. Sudah kami evakuasi ke Puskesmas Carita dan diserahkan ke keluarga korban,” katanya.

Peristiwa kecelakaan laut itu berawal pada saat korban berenang bersama empat orang kerabatnya di Pantai Kondominium Lippo Utara Carita pada, Sabtu (1/3) pukul 16.00 WIB.

Namun tiba- tiba korban terbawa ombak dan keempat kerabatnya berhasil diselamatkan oleh petugas life guard, sedangkan satu orang lainnya bernama Simanjutak menghilang dan belum ditemukan.

“Kami bersama TIM SAR gabungan melakukan pencarian korban yang terseret ombak di Pantai Lippo Carita Pandeglang,” katanya.

Ia mengatakan TIM SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas Banten, KKP Banten dan Unit Siaga Pandeglang tengah melakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan rescue car, rubber boat dan mopel, palsar air, palsar komunikasi, palsar medis, aqua eyes dan palsar selam.

“Dengan berhasilnya ditemukan korban makan unsur-unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” katanya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com