Beritabanten.com – Sebuah peristiwa penodongan senjata api terjadi di pintu keluar parkir Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Jumat (3/1/2025) pukul 04.00 WIB.
Pelaku yang merupakan petugas Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) diduga melakukan tindakan penodongan senjata api terhadap petugas loket pintu keluar parkir pelabuhan.
Kepala KSKP Bakauheni AKP Firman Widyaputra mengonfirmasi kejadian tersebut. “Iya, tadi pagi kurang lebih pukul 04.00 WIB, kami telah menerima laporan dari pihak ASDP terkait penodongan senjata api di loket keluar pada parkiran terminal reguler,” ungkap Firman dalam keterangannya, Jumat (3/1/2025) pagi.
Menyikapi laporan tersebut, anggota KSKP Bakauheni segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan memintai keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti yang relevan. “Tadi pagi kita mendatangi TKP, melaksanakan pengecekan mencari barang bukti serta memintai keterangan oleh para saksi, dan terduga pelaku sudah kita amankan di Polsek KSKP Bakauheni,” tambahnya.
Firman juga menjelaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki motif dari pelaku yang melakukan penodongan tersebut. “Motif dari pelaku melakukan penodongan terhadap petugas loket parkir tersebut masih kita dalami,” jelasnya.
Berdasarkan pengakuan korban, peristiwa bermula ketika petugas KSOP, yang diketahui bernama Yusnirda, menolak membayar uang parkir. Operator tiket, Kemas M Iksan, menyarankan agar Yusnirda mengurus kartu pas agar dapat keluar-masuk Pelabuhan secara gratis. Namun, perselisihan antara kedua pihak terjadi, yang akhirnya memicu Yusnirda untuk mengeluarkan senjata api dan menodongkan senpi tersebut kepada petugas loket.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan pihak kepolisian terus menyelidiki lebih lanjut terkait kejadian tersebut. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan