Beritabanten.comStasiun Whoosh Karawang akan resmi melayani naik turun penumpang mulai 24 Desember 2024, bertepatan dengan momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pembukaan ini menandai peningkatan layanan transportasi untuk masyarakat Karawang dan sekitarnya.

“Beroperasinya Stasiun Karawang akan memberikan kemudahan perjalanan bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya yang beraktivitas,” ungkap General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunnisa dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/12/2024).

Stasiun Whoosh Karawang sebelumnya telah digunakan untuk operasional kereta sejak Oktober 2023, namun baru kali ini membuka layanan naik turun penumpang.

Dengan kereta cepat Whoosh, perjalanan Halim-Karawang dapat ditempuh dalam waktu 15 menit, dibandingkan sekitar 1 jam menggunakan mobil.

Sementara rute Karawang-Padalarang hanya memerlukan 20 menit, jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan darat yang bisa mencapai 1,5-2 jam.

“Pembukaan ini merupakan upaya KCIC untuk memperkenalkan layanan baru kepada masyarakat sekaligus memastikan operasional dan pelayanan berjalan optimal,” tambah Eva.

Pembukaan Stasiun Karawang turut mendapat dukungan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang sebelumnya telah meninjau persiapan stasiun. Wapres menilai keberadaan stasiun ini akan memberikan aksesibilitas lebih luas bagi masyarakat, serta meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan.

Pada tahap awal, Stasiun Whoosh Karawang akan melayani 20 jadwal keberangkatan per hari, dengan 10 perjalanan dari Stasiun Whoosh Halim dan 10 perjalanan dari Stasiun Tegalluar Summarecon atau Padalarang.

Berikut beberapa jadwal keberangkatan:

• Rute Halim-Karawang: Mulai pukul 06.58 (G1211) hingga 19.58 (G1257).
• Rute Karawang-Halim: Mulai pukul 07.19 (G1210) hingga 20.44 (G1258).
• Rute Karawang-Padalarang: Mulai pukul 07.15 (G1211) hingga 20.15 (G1257).
• Rute Padalarang-Karawang: Mulai pukul 06.58 (G1210) hingga 20.23 (G1258).

Stasiun Whoosh Karawang tidak hanya meningkatkan aksesibilitas masyarakat, tetapi juga mendukung mobilitas di wilayah sekitar seperti Stadion GBLA, Masjid Raya Al-Jabbar, dan Stasiun KCIC Tegalluar. Selain itu, pengoperasian stasiun ini berkontribusi pada pengurangan beban lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, terutama di segmen Sp. Kiaracondong-Sp. Cibiru.

KCIC menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan terbaik dengan memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta integrasi antarmoda demi kenyamanan penumpang. (Shv)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com