Beritabanten.com – Sebanyak 42 medali berhasil diraih oleh pesilat Persinas ASAD dari Kota Cilegon dan Kabupaten Serang dalam Kejuaraan Piala Dandim 0623 yang digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) Kota Cilegon, Banten.

Kejuaraan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Asa Sport Center, Kota Cilegon pada 13-15 Desember 2024 ini, diikuti oleh pelajar dari berbagai tingkat, mulai SD/MI hingga dewasa.

Pesilat Persinas ASAD, yang sebagian besar merupakan warga LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) dari Cilegon dan Serang, mengirimkan 45 pesilat untuk berkompetisi. Hasilnya, mereka sukses meraih 20 medali emas, 16 medali perak, dan 6 medali perunggu. Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas dan dedikasi tinggi dalam berlatih serta komitmen terhadap pengembangan olahraga pencak silat.

Koordinator Persinas ASAD Kota Cilegon, Iman Aldi Setyantoro, memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pesilat atas pencapaian yang luar biasa tersebut. “Selamat atas prestasi yang diraih. Ini baru awal perjalanan kalian. Jangan terlena dengan hasil saat ini, terus berlatih untuk menjadi pesilat profesional yang berakhlakul karimah,” ujar Iman Aldi di sela-sela kegiatan kejuaraan.

Motivasi untuk Pesilat yang Belum Meraih Medali
Iman Aldi juga memberikan pesan semangat kepada pesilat yang belum berhasil meraih medali. “Kegagalan kali ini adalah pelajaran untuk berusaha lebih keras. Prestasi membutuhkan proses yang panjang dan kerja keras. Ingat, usaha tidak akan menghianati hasil,” tambahnya.

Melalui keberhasilan ini, LDII Kota Cilegon kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi muda melalui olahraga pencak silat. “Kami tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur,” ujar Iman Aldi lebih lanjut.

Peran Penting Pelatih dan Disiplin dalam Latihan
Pelatih Persinas ASAD Kota Cilegon, Ikhwan Ahmad, turut mengingatkan pentingnya disiplin dan dedikasi dalam latihan. “Medali bukan satu-satunya tolok ukur. Kematangan dalam bertanding dan keberanian bermimpi meraih prestasi lebih tinggi adalah kunci sukses,” ujar Ikhwan Ahmad.

Para Peraih Medali

Beberapa pesilat yang meraih medali emas antara lain Salis Mustafa Royan, M. Richardo Kaka, Althaf Faiz Putra Adam, M. Reza Oktario, Salman Aulia Javanisyi, Mukhoiyar Albantani, Romeo Ahmad Muzaqi, Achmad Kumala Wiratama, Arifi Zidan Wiraatmadja, Setiyaki Admaja Wijaya, Hikmah Husna Jaya, dan Fajar Gilang Alfarizki. Sementara itu, medali perak diraih oleh Alan Fatyan Rosula dan Ahsan Sodiqin Yasir Mahfud. Medali perunggu dimenangkan oleh Royhan Arjuna Firdaus, Fikri Fairuz Sakhi, dan Akbar Ridho.

Selain itu, beberapa pesilat Persinas ASAD yang juga bersekolah sambil menjadi santri di SMP Baitul Ulum Al Musawwa turut meraih medali. Pesilat tersebut antara lain Muhammad Hadi Wibowo, Rafa Dzatil Izza Hibatullah, Dwi Toti Widyadhana Yusuf Baskoro, Muhammad Ardan Al Fatqhan, Mulya Dharma Syahputra, Zafa Al Ghifari, dan Jaji Fathun Najjah yang berhasil meraih medali emas. Adapun peraih medali perak dan perunggu dari SMP Baitul Ulum Al Musawwa adalah Avior Praditya Mahendra, Rava Al Rasya, Pradipta Mahabatan, Ari Herdianto, Riza Aftha Nur Saefullah, Muhammad Arfiansyah, dan Satria Dude Darmawan.

Momen Penting untuk Pencak Silat

Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk memupuk semangat dan prestasi di dunia pencak silat, serta sebagai sarana untuk memperkenalkan dan mengembangkan olahraga tradisional ini di kalangan generasi muda.

Kesuksesan ini juga menjadi wujud dari komitmen LDII Kota Cilegon dalam melahirkan pesilat-pesilat berbakat yang tidak hanya cakap di bidang olahraga, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com